9 Jul 2017

Aminullah Usman Jadikan Ulama sebagai Penasehat Spritual Kenegaraan



Langkah yang baik dilakukan oleh H. Aminullah Usman Walikota Banda Aceh dan H. Zainal Arifin Wakil Walikota Banda Aceh diawal masuk Pendopo menjadikan Ulama sebagai penasehat Spritual. Langkah ini tentu upaya meminta doa dan restu dalam tradisi Adat Aceh dikenal Peusijuk, meminta keberkahan dan kemudahan dalam setiap urusan. Ini adalah langkah cerdas sang pemimpin yang memiliki Tranding Banda Aceh  Kota Gemilang.

Sejumlah Ulama Kharismatik Aceh dan Banda Aceh hadir guna berdoa agar Sang Pemimpin Banda Aceh senantiasa dalam Rahmad Allah. Dalam arahanya Aminullah Usman mengatakan saya tidak akan masuk Pendopo (Rumah Dinas) sebelum mendapat restu dan berharap keberkahan dari Ulama Aceh. Untuk itu saya nantinya akan selalu meminta petunjuk Ulama dalam setiap pengambilan kebijakan yang berkaitan dengan Penegakan Syariat Islam di Kota Banda Aceh. Karena saya sadar Kota Gemilang itu harus dalam bingkai Syariat ungkap Aminullah Usman (8/7)‎

Dalam kegiatan Peusijuk tersebut hadir tiga Ulama/ Abu Syik Aceh antara lain: Waled Tgk. Hasanoel Basry HG ( Abu Mudi Samalangan), Waled Marhaban Bakongan dan Abah Asnawi Lamno. Waled Marhaban dalam Tausiyahnya Pelaksanaan Pembangunan Kota Banda Aceh harus senantiasa berlandaskan Syariat Islam. Keterbukaan dan Modernitas itu harus dalam bingkai Syariat Islam, agar kehidupan berbangsa dan bernegara mendapat keberkahan Allah.

Disamping itu juga hadir beberapa Pimpinan Dayah Kota Banda Aceh dan Ulama Dayah antara lain; Tu Bulqaini Tanjungan, Tgk.Asy`ari ibrahim, Waled Rusli Daud, Tgk Tarmizi Daud, Tgk.Zainun, Tgk.Tamlikha Hasan, Tgk.Umar Rafsanjani, Ibnu Sa’dan ‎dan sejumlah tokoh lainnya.

Tidak ada komentar: