20 Feb 2018

Habib Abdul Rahman Bin Hafidz sambangi Dayah Mini Aceh, senin 19 februari 2018 bersama rombongan dari Yaman. Habib sampai di Aceh pada pukul 09.30 pagi dengan pesawat firefly 3401 dari pulau pinang Malaysia, setelah mengisi ceramah di beberapa tempat di Banda Aceh dan Aceh Besar lalu pada malamnya Habib beserta rombongan singgah ke Dayah Mini Aceh pimpinan Tgk. H. Umar Rafsanjani, Lc. MA di Gampong Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh untuk bersilaturrahmi dengan keluarga besar Dayah Mini Aceh dan juga dengan Ketua Umum Ikatan Alumni Timur Tengah Tgk. H. Fadhil Rahmi, Lc. dan Buya Mustafa Husen Woyla yang merupakan Guru Besar Dayah Darul Ihsan Tgk. H. Hasan Krueng Kalee.

Di dampingi oleh Sayyid Salim Al Atthos asal Malaysia dan beberapa Habaib yang lain, Habib  Abdul Rahman memberikan wejangan dan nasehat kepada semua santri dan seluruh jama'ah yang hadir di antaranya adalah pesan agar senantiasa menjaga ilmu Allah yang selama ini telah jadi laksana mutiara yang mulai luntur kilauannya akibat ditutupi oleh kabut kejahilan masyarakat itu sendiri.

Dengan metode pemondokan di Dayah seperti ini maka ilmu agama itu dengan mudah sekali bisa didapati dan dijaga oleh penuntut ujar Habib Abdul Rahman yang ternyata adalah adik dari Habib Umar Bin Hafidz yang masyhur itu. Sistem belajar di Aceh sama persis seperti yang berlaku di Yaman karena sanad dan silsilah keilmuan itu sudah sangat valid dan teruji pungkasnya.

Menjawab pertanyaan Tgk. Muhammad Balia, Habib menjelaskan bahwa alasan ia memilih Aceh diantara destinasi utama dakwahnya adalah karena antara Yaman dan Aceh punya hubungan kusus semenjak jaman dulu sampai sekarang dalam penyebaran agama islam. Banyak orang-orang berketurunan yaman juga tinggal dan menetap di Aceh sehingga rasa emosional itu sangat kental dirasakan.

In syaa Allah suatu saat nanti Dayah Mini Aceh ini akan menjadi salah satu sumber rujukan keilmuan dalam menyelesaikan segala problema yang terjadi dalam masyarakat. Amin!

18 Feb 2018

Punggawa Disdik Dayah Banda Aceh penuhi undangan Maulid Nabi di Dayah Budi Muthmainnah



Jak Maulid di Dayah Budi Muthmaiinah
Tradisi Maulid Nabi di Banda Aceh, semakin semarak pasca di Pimpin oleh Bapak Aminullah Usman-Zainal Arifin, Tradisi yang semakin menjadi Budaya Aceh Umumnya dan Kutaraja khususnya, patut di kemas menjadi Tradisi keislaman. Terlepas ada yang tidak berkenan dengan perayaan Maulid Nabi SAW, tentu dihargai. 

Azka selalu dalam leksikon kebersamaan



Azka dalam leksikon kebersaman
Sultan Al Azka bin Muhammad Syarif, punya tradisi leksion “kebersaman”. Ia selalu pingin berinteraksi dengan kawan, walau baru ia kenal. Suasana keakrabab sesama kawan terus ia pertontonkan. Dan saya pun selaku orang tuanya bangga padanya. kebersamaaan ternyata memiliki makna yang sangat mendalam. Dengan kata bijak kebersamaan bersama orang terkasih, entah dengan teman, sahabat, keluarga, ataupun dengan orang tua, ternyata bisa memberikan ketenangan dalam batin kita. Dengan kebersamaan kita bisa merasakan kasih sayang yang saling dipancarkan oleh orang-orang sekitar. Kasih sayang inilah yang kemudian bisa menjadi semangat kita untuk terus maju dan berkembang.

17 Feb 2018

Ceria Bersama Buah Hati

Azka bermain robot

Sultan Al Azka adalah sosok “Syarif Junior” yang gemar memburu mainan.  Tatapan matanya selalu tertuju pada mainan. Tentu itu lumrah bagi anak-anak sebayanya. Semakin hari, saya memantau perkembangannya semakin manja. Tentu saya selaku orang tua bersyukur dianugerahi dua buah hati yang cantik dan ganteng. Mudah-mudahan mereka (Azka dan Azkia) menjadi anak yang berbakti pada kedua orang tuanya.

Bismillah semoga Warung A3 Hijrah 212 menuai berkah



Sosok pemuda cerdas Alumni Dayah Jeumala Amal Lueng Putu yang lama bergelud dalam bisnis Finance Group di sebuah perusahaan ternama di Indonesia, akhirnya memilih untuk hijrah dan membangun sebuah usaha mandiri. Anak muda tersebut bernama Wahyudi Alawi, ST, SHI, kawan satu almamater di Fakultas Syariah IAIN Ar-Raniry yang kini berubah menjadi Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry.

16 Feb 2018

Tgk. Sirajuddin Saman, MA bahani Santri Majelis Zikir Gemilang ke-27



Banda Aceh dibawah kepemimpinan H. Aminullah Usman dan Zainal Arifin, terus perkokoh aqidah Warga Kota Banda Aceh dengan lantunan Zikir dan Tausiah Gemilang. Agenda minguan Pemerintah Kota Banda Aceh sebagaimana wujud dan komitmen Walikota ini, menempatkan prioritas utama penerapan syariat Islam, tentu dengan  pendekatan yang lebih baik, ungkap Anwar, salah satu jamaah Majelis Pengajian Zikir Gemilang (MPG).(16/2/2018)

15 Feb 2018

Utusan Banda Aceh serahkan Program Prioritas pada Forum Rakor PD Pontren se-Aceh


Pelaksanaan Rapat Koordinasi dan Evaluasi PD Pontren se-Aceh yang berlangsung sejak tanggal 13 s/d 15 Februari 2018 di The Pade Hote, berjalan dengan sukses ungkap Bapak Muklis, S.Ag, Ketua Panitia Penyelengaran. Menurutnya Kanwil Kemenag Provinsi Aceh, selama ini sangat baik hubungan kerja sama dengan lintas intansi yang menangani Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, itu relatif dinamis, menarik dan patut diapresiasi.

13 Feb 2018

NGOPI bersama Direktur PD Pontren menuai berkah



Hotel The Pade menjadi berkah tersendiri bagi “Pawang Dayah” atawa Pondok Pesantren di Aceh. Selama tiga hari 13 s/d 15 Februari 2018, para Pejabat Didik Dayah se-Aceh dan Kakanmenag se-Aceh melakukan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren.
Lalu apa kaitan judul dengan dengan narasi yang akan dinukilkan dalam leksikon ini? NGOPI adalah jargon Ngobrol Pendidikan Islam. Bincang-bincang yang luar biasa dan penuh berkah. Ya ini perjumpaan kedua saya dengan DR. Ahmad Zayadi,M.Pd Direktur PD Pontren Kementrian Agama Republik Indonesia. Forum  yang santai dan berkelas ini melahirkan satu lagi Ma`had `Aly di Aceh, Insya Allah di Tahun ini Aceh kembali mendapat angin segar bahwa akan hadir Ma`had `Aly pada "Dayah Malikussaleh Panton Labu”, ungkap Direktur PD Pontren dalam forum resmi yang membuat sumringah  Alumni Malikussaleh Panton Labu, yang kala itu diwakili oleh Waled Rusli Daud, SHI yang juga Pimpinan Mishrul Huda Malikussaleh, Banda Aceh.
Dua Kader ISKADA bersama Waled Rusli Daud, SHI

11 Feb 2018

Maulid Nabi, Tradisi ke-Acehan yang kembali Meriah


Walikota Banda Aceh H Aminullah Usman dan Wakil Walikota H Zainal Arifin menggelar Maulid Raya Banda Aceh 2018, sebuah tradisi memuliakan kelahiran sang teladan Rasulullah SAW. Menjadi lebih menarik ketika dilaksanakan di sebuah tempat paling bersejarah, Lapangan Blang Padang, ungkap Hasnanda Putra.

Maulid Akbar yang di gelar Pemko Banda Aceh berlangsung tertib


Dalam rangka pelaksanaan Syiar Islam, Pemerintah Kota Banda Aceh melaksanakan Maulid Nabi SAW di Blang Padang, Banda Aceh, 12 Februari 2018. Sebanyak 15 Ribu Jamaah dari berbagai kalangan ikut menghadiri perayaan Maulid. Hasil amatan dilapangan suasana Mulid berlangsung tertib, semua jamaah mendapat pelayanan maksimal dari panitia. Ini menjadi contoh yang baik, ungkap Ana Warga Kota yang ikut nimbrung di Hidangan Maulid Zona Enam, hal yang sama diungkapkan oleh Dr. Rahmadon Tosari, M.Ed Direktur Bahasa Arab dan Pusat Studi Pendidikan Keagamaan Islam Aceh. Lebih lanjut Doktor Pendidikan Islam, Alumni sudan ini memberikan apresiasi kepada Walikota Banda Aceh yang telah menghidupkan tradisi ke-Acehan.

Maulid dan Pemberdayaan Ekonomi Ummat



Walikota bersama Laskar Cutnyak Dien
Tradisi Maulid Nabi Muhammad SAW di Aceh tentu berbeza dengan daerah lain di Nusantara, bahkan dunia. Ya Aceh selalu menarik untuk dinarasikan. Maulid Nabi Muhammad SAW diperingati selama 3 bulan sepuluh hari. Khusus di Kutaraja perayaan Maulid Nabi menggema di sepanjang Gampong. Suasana kemeriahan terasa kental, pasca berganti kepemimpinan di Kutaraja. Sosok Walikota yang baru ini mengemas Maulid menjadi agenda Tahunan nan Akbar. Bagi Bang Carlos sapaan sikulit bundar, Maulid memiliki dampak peningkatan perekonomian ummat, disamping berperan sebagai syiar Islam. 

7 Feb 2018

Fatimah Jamil Punggawa Disdik Dayah Banda Aceh terlibat Aktif dalam Forum Musrena



Pemerintah Kota Banda Aceh senantiasa melakukan terobosan dalam bidang perencanaan Kota. Pelebibatan aktif kaum perempuan menjadi kunci utama dalam penentuan program kerja. Guna merespon kebutuhan kaum hawa Pemko Banda Aceh melaksanakan Musrena sejak tanggal 6 s/d 8 Februari di Aula Bappeda Banda Aceh, Dalam hal ini Disdik Dayah Banda Aceh mengirim utusannya yaitu Ibu Fatimah Jamil, S.Ag Kasi SDM Disdik Dayah Kota Banda Aceh. 

Muhammad Syarif perkaya khazanah penulisan Ilmiah Prodi Penyiaran dan Komunikasi Islam UIN Ar-Raniry



Salah satu prasayarat meraih gelar sarjana di perguruan tinggi adalah penulisan skripsi. Tentunya bagi sebagian mahasiswa menulis itu adalah mudah, akan tetapi bagi sebagian yang lainnya sulit. Rabu 7 Februari 2018, Rizki Yanti Mahasiswi Prodi Penyiaran dan Komunikasi Islam UIN Ar-Raniry, meminta waktu saya untuk berkenan mewawancara seputar materi : “Peningkatan Kemampuan Public Speaking melalui metode pelatihan kader organisasi ISKADA”. Tanpa pikir panjang sayapun memenuhi permintaanya. Lewat pesan singkat saya persilahkan ia menuju ke kantor Dinas Pendidikan Dayah Banda Aceh.

6 Feb 2018

Punggawa Disdik Dayah Banda Aceh teruskan pesan Walikota

Bersama Pimpinan Dayah Mini Aceh, menyampaikan pesan khusus
Walikota Banda Aceh, Bapak H. Aminullah Usman, SE, Ak, MM terus melakukan berbagai upaya dalam rangka mendekatkan dengan warganya termasuk dengan seluruh pimpinan Dayah di Banda Aceh. Program Pengajian dan Majelis Zikir, serta Maulid Akbar yang insya Allah akan dilaksanakan pada hari senin, 12 Februari 2018, pukul 09.00 wib s/d selesai. Untuk itulah Walikota Banda Aceh melalui Dinas Pendidikan Dayah mengundang seluruh pimpinan Dayah agar berkenan hadir serta mengikut sertakan 20 orang santri/guru pada acara dimaksud.
Para punggawa menyampaikan langsung amanah Walikota sekaligus berharap agar pimpinan dayah berkenan hadir pada kegiatan Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW 1439 H. Pesan itu disampaikan langsung oleh Muhammad Syarif,SHI, MH Kabid SDM dan Manajemen dan Saiful Bahri, S.Ag Kasi Manajemen.

Zahrol Fajri, S.Ag, M.H dilantik jadi Pengurus MES Banda Aceh



Walikota Banda Aceh yang juga Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Aceh, H Aminullah Usman SE Ak MM  melantik pengurus Pengurs Daerah MES Kota Banda Aceh periode 2017-2021. Pelantikan dilakukan, Selasa (6/2/2018) di Aula Lantai IV, Gedung A, Komplek Balaikota, Banda Aceh. Dalam sambutannya Walikota Banda Aceh menitip pesan khusus kepada jajaran PD MES Banda Aceh, agar memutus mata rantai praktek ribawi dalam setiap traksaksi ekonomi di Banda Aceh.
Kita harus memutuskan mata rantai sistem ekonomi konvensional, menuju sistem ekonomi syariah, ungkap mantan Direktur Bank Aceh ini. Pesan khusus ini ditujukan kepada Ketua PD MES Banda Aceh Bapak Teuku Angkasah DJuned. Ini tugas yang berat ungkap Aminullah Usman. Dalam pelantikan tersebut Zahrol Fajri di percayakan sebagai Kabid  Kelembagaan Dayah dan Pesantren PD MES Banda Aceh Periode 2017-2021 (AZ)