13 Des 2015

Disdikpora Banda Aceh Gelar Pembinaan Teknis dan Kelembagaan bagi Pemuda se-Kota Banda Aceh



Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Banda Aceh menggelar Pendidikan Kursus dan Kelembagaan bagi OKP-OKP di Hotel Rumoh PMI, Banda Aceh, Sabtu 12 Desember 2015.

Acara yang bertema “Pemuda Kreatif dan Inofatif 2015” tersebut akan berlangsung selama dua hari (12-13) Desember 2015. Dengan menghadirkan narasumber yang berkopenten dibidangnya antara lain: Muhammad Syarif, S.HI.M. (Direktur Aceh Research Institute), M. Kasim, S.Ag (Tokoh Pemuda Kota Banda Aceh), Ust. Munawar,MA (Akademisi UIN Ar-Raniry). Adapun materi yang diajarkan meliputi: Manajemen Konfilk Organisasi, Pemuda sebagai Agen Perubahan, Pemamfaatan Teknologi bagi Organisasi Kepemudaan serta Membangun Organisasi yang solid.


Ketua Panitia pelaksana Umar Banta Ali, S.Sos.I mengatakan, acara tersebut nantinya akan dikemas dalam bentuk Focus Group Discustion dan penyampaian masukan-masukan mengenai pendidikan, problem pemuda dan olahraga yang ada di Kota Banda Aceh. Lebih lanjut umar mengatakan acara ini di ikuti oleh 80 Peserta dari berbagai unsur elemen kepemudaan meliputi ORMAS/OKP, Remaja Masjid, Tokoh Perempuan, LSM dan Pemuda Gampong.

“Acaranya ini kita formulasikan agar peserta lebih aktif serta mampu menggali potensi kepemudaan yang ada di Kota Banda Aceh, sekaligus nantinya peserta melahirkan forum komunikasi Pemuda Kreatif dan Inovatif, hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan program one agency one inovation. Mudah-mudahan acara semacam ini berkelanjutan. Berbagai potensi pemuda dipetakan dalam forum ini, sehingga potensi ini terus digali dan di asah yang pada akhirnya pemuda memiliki ketrampilan hidup (life skill).

Umar juga menambahkan bahwa nantinya hasil diskusi dan usulan-usulan dari  Pembinaan Teknis dan Kelembagaan ini akan menjadi bahan masukan bagi Disdikpora dalam merancang program pembinaan pemuda di Tahun 2016.
“Kita buat acara seperti itu karena pada dasarnya OKP lebih memahami keadaan di lapangan, dan mereka lebih aktif dalam menyuarakan berbagai persoalan. Jadi kita berharap saran, usulan dan masukan-masukan nantinya dapat ditindak lanjuti oleh Disdikpora Kota Banda Aceh. Diakhir pelaksanaan kegiatan, penyelenggara melakukan penilaian bagi peserta meliputi aspek, kedisiplinan, keaktipan di ruangan serta kreatifitas masing-masing peserta dalam mengelola forum diskusi.

Sumber : http://www.lintasnasional.com

Tidak ada komentar: