21 Jan 2016

Ini Komentar Ridwan Kamil Terkait Kepemimpinan Illiza



Walikota Bandung, Ridwan Kamil menghabiskan sisa waktunya di Banda Aceh dengan mengunjungi beberapa destinasi wisata di Ibukota Provinsi Aceh tersebut, diantaranya kuburan serdadu Belanda (Peucut Kerkhof) dan museum tsunami, sebuah bangunan yang diarsitekinya.

Pada setiap kunjungannya itu, Ridwan Kamil didampingi Kadisbudpar Aceh, Reza Fahlevi. Disela-sela perjalanaanya ke Peucut Kerkhof, Ridwan Kamil menilai pembangunan di Banda Aceh pasca musibah gempa dan tsunami 11 tahun lalu sangat pesat.


"Kalau ada orang yang datang ke Banda Aceh hari ini dan mereka tidak tahu kejadian 2004 lalu, pasti akan kaget karena pembangunannya sangat pesat. Infrastrukturnya juga jauh lebih baik dibandingkan kota-kota Sumatera lainnya.” ujarnya, Minggu (27/12/2015).
"Perekonomiannya juga ramai, tinggal sektor pariwisatanya saja yang perlu ditingkatkan agar wisatawan punya banyak pilihan untuk melakukan kegiatan-kegiatan. Saya kira Banda Aceh punya peluang untuk itu,” lanjut pria yang akrab dengan sapaan Kang Emil ini.

Ditanya soal kepemimpinan Walikota Banda Aceh saat ini, Kang Emil menilai Illiza merupakan pemimpin dari kalangan perempuan yang sangat menonjol di Indonesia saat ini dan memiliki kekuatan dari visi smart city-nya melakukan Reformasi Birokrasi.

“Ada dua hal yang paling menonjol dari Ibu Illiza, pertama, beliau adalah seorang sosok perempuan yang paling menonjol di antara Walikota/Bupati se-Indonesia. Kedua, kekuatan smart city yang jadi visi Bu Illiza untuk mereformasi birokrasi.” kata Kang Emil.

Kang Emil juga menyebutkan bahwa saat ini Banda Aceh mendapat banyak mendapatkan penghargaan di bidang smart cityt dan dirinya berharap pencapaian tersebut harus dipertahankan dan diteruskan.

"Siapa tahu nanti salah satu yang terbaik se-Indonesia datang dari Banda Aceh sebagai kota yang berhasil menerapkan konsep smart city.” tambahnya.

Ia menilai, di bawah kepemimpinan Illiza, Banda Aceh memiliki banyak potensi untuk menjadi kota yang lebih maju di masa mendatang. “Kadangkala, keajaiban itu datang dari tempat yang tak terduga," ungkapnya. Di akhir wawancara, Kang Emil melontarkan tiga kata terkait Banda Aceh. Katanya, Banda Aceh itu ramai, menyenangkan dan penuh kejutan. [jp]

Sumber :http://habadaily.com

Tidak ada komentar: