Oleh Bung Syarif**
Dalam Website resmi Taqwim Ummul Quro, kalender
hijriyyah resmi yang digunakan di Arab Saudi, disebutkan bahwa arti nama-nama
bulan hijriyyah sebagai berikut:
1. Muharram (محرم الحرام)
Ini adalah bulan pertama dalam kelender Islam, dan
Muharram termasuk dalam bulan-bulan suci. Dinamakan Muharram karena orang Arab
mengharamkan berperang di bulan ini. Amalan yang dianjurakan bulan Muharram antara lain; Puasa Asyura (10 Muharram), Puasa Tasu`a (9 Muharram), memperbanyak Taubat dan Istiqhfar, memperbanyak sedekah, memperbanyak baca alqur`an dan zikir, menyambung silaturrahmiu, shalat sunnah dan qiyamul lail
2. Shafar (ﺻﻔﺮ)
Dinamakan dengan Shafar karena perkampungan Arab Shifr
(kosong) dari penduduk, karena mereka keluar untuk perang. Ada yang mengatakan
bahwa dinamakan dengan Shafar karena dulunya bangsa Arab memerangi berbagai
kabilah sehingga kabilah yang mereka perangi menjadi Shifr (kosong) dari harta
benda. Amalan yang dianjurkan di bulan Shafar antara lain; mempernbanyak istighfar dan taubat, membaca Al-Qur`an, Sedekah, puasa sunnah (senin-kamis), puasa aiyamul biddh (13,14,15 Hijrah atau puasa daud)
3. Rabi’ul Awwal (ﺭﺑﻴﻊ ﺍﻷﻭﻝ)
Dinamakan demikian karena saat penamaan bulan ini
bertepatan dengan musim semi. Amalan yang dianjurkan dibulan Rabi`ul Awwal antara lain; memperbayak shalawat, memperbanyak sedekah, membaca al-qur`an dan zikir, menghadiri majelis ilmu, puasa sunnah (senin-kamis), kajian sirah nabawiyah
4. Rabi’uts Tsani/Akhir (ﺭﺑﻴﻊ ﺍﻷﺧﻴﺮ
/ ﺭﺑﻴﻊ ﺍﻟﺜﺎﻧﻲ)
Dinamakan demikian karena bangsa Arab saat itu
menggembalakan hewan ternak mereka pada rerumputan. Dan ada yang mengatakan bahwa
dinamakan demikian karena bulan ini bertepatan dengan musim semi. Amalan yang dianjurkan di bulan rabiul akhir antara lain; memperbanyak shalawat, menjaga shalat wajib, memperbanyak baca al-qur`an, puasa sunnah (senin-kamis), puasa aiyamul bidh (13,14,15 Hijrah atau puasa daud)
5. Jumadil Ula (جمادى الأولى)
Sebelum masa Islam dinamakan jumadi khamsah. Dinamakan
Jumadil karena saat penamaan bulan ini jatuh pada musim dingin, dimana air jumud
(membeku). Amalan yang dianjurkan dibulan ini antara lain; perbanyak shalat sunnah (tahajut, dhuha), puasa sunnah (senin-kamis), puasa aiyamul bidh (13,14,15 Hijrah atau puasa daud)
6. Jumadil Akhir/Tsaniyah (جمادى
الآخرة / ﺟﻤاﺪى ﺍﻟﺜﺎﻧﻲة)
Sebelum masa Islam dinamakan jumadi sittah. Dinamakan
demikian karena saat penamaan bulan ini jatuh pada musim dingin juga, Amalan yang dianjurkan dibulan ini antara lain; menjaga shalat fardhu, puasa sunnah (Senin-Kamis), puasa aiyamul bidh (13,14,15 Hijrah atau puasa daud), meperbanyak zikir, sedekah, menghadiri majelis ilmu
7. Rajab (ﺭﺟﺐ)
Rajab termasuk dalam bulan-bulan suci. Dinamakan bulan
Rajab karena bangsa Arab melepaskan tombak dari besi tajamnya untuk menahan
diri dari peperangan. Dikatakan: Rajab adalah menahan diri dari peperangan. Amalan yang dianjurkan dibulan ini antara lain; meperbanyak istiqhfar dan zikir, puasa sunnah (Senin-Kamis), puasa aiyamul bidh (13,14,15 Hijrah atau puasa daud), memperbanyak doa, memperbanyak sedekah dan amal sosial
8. Sya’ban (ﺷﻌﺒاﻦ)
Dinamakan demikian karena bangsa Arab saat itu
berpencar ke berbagai tempat untuk mencari air., Amalan yang dianjurkan di bulan ini antara lain; memperbanyak puasa sunnah, membaca al-qur`an, zikir dan shalawat, meperbanyak sedekah, mempersiapkan diri menyambut ramadhan,
9. Ramadhan (ﺭﻣﻀاﻦ)
Ini adalah bulan puasa bagi umat Islam. Dinamakan
demikian karena panas ramdh mencapai puncaknya dan saat penamaan jatuh pada
musim panas.Dimana periode ini disebut panas yang parah. Amalan yang dianjurkan di bulan ini antara lain; Puasa Ramadhan. membaca al-qur`an, shalat tarawih, qiyamul lail dan tahajud, meperbanyak zikir dan doa, i`tikaf di Masjid, membayar zakat fitrah, memperbanyak sedekah, berbagi makanan berbuka
10. Syawwal (ﺷﻮﺍﻝ)
Di bulan inilah saat Idul Fitri. Dinamakan demikian
karena saat itu unta betina kekurangan air susu. Amalan yang dianjurkan dibulan ini antara lain; puasa 6 hari syawal, menjaga shalat wajib dan sunnah, silaturrahmi dan saling memaafkan, memperbanyak sedekah, menjaga tilawah dan zikir, menikah (Aisyah menikah dibulan Syawwal)
11. Dzulqa’dah (ﺫﻭ ﺍﻟﻘﻌﺪة)
Bulan ini termasuk dalam bulan-bulan suci. Dinamakan
demikian karena bangsa Arab duduk dan tidak berangkat untuk perang, karena
bulan ini termasuk bulan haram yang tidak boleh perang. Amalan yang dianjurkan dibulan ini antara lain; mempernayak taubat dan istighfar, menjaga shalat wajib dan sunnah, puasa sunnah (senin-kamis), puasa aiyamul bidh (13,14,15 Hijrah atau puasa daud)
12. Dzulhijjah (ﺫﻭ ﺍﻟﺤﺠة)
Di dalamnya terdapat musim haji dan Idul Adha. Bulan
ini termasuk dalam bulan-bulan suci. Dinamakan demikian karena bangsa Arab
melaksanakan ibadah haji di bulan ini. Amalan yang dianjurkan dibulan ini antara lain; puasa sunnah Dzulhijjah (1-7 Dzulhijjah puasa sunnah awal dzulhijjah), puasa tarwiyah (8 dzulhijjah) puasa arafah (9 dzulhijjah bagi yang tidak berhaji), memperbanyak zikir, ibadah haji bagi yang mampu, Qurban Idul Adha (10-13 Dzulhijjah), Shalat Idul Adha, menjaga amal shaleh, menjauhi maksiat
Sumber :ummulqura.org.sa

Tidak ada komentar:
Posting Komentar