4 Apr 2014

Mengatasi masalah dengan senyuman

    Oleh : Abi Azkia
  Menyelesaikan komplain bunga lestari, jumat, 4/4/014

Sejak dilantik menjadi Kepala UPTB Penilaian Kinerja PNS, ruang kerja  UPTB PK PNS hambir saban hari dikunjungi PNS dilingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh guna melakukan komplain atas penolakan e-kinerja. Maklum salah satu fungsi dan kewenangan lembaga ini adalah memberikan justifikasi yes or no atas setiap imputan e-kinerja PNS.

suasana PNS yang Konplain e-Kinerja
Memang sudah menjadi resiko jabatan, mengelola lembaga yang rawan konflik PNS. Sejak Tahun 2012, sudah 38 SKPD dari 39 SKPD resmi mengikuti program e-kinerja minus Guru, PPK-BLUD RSUD Meuraxa dan UPTD Puskesmas. Dasar pembayaran tunjangan prestasi kerja dilingkup Pemerintah Kota Banda Aceh adalah penilaian akhir e- kinerja PNS oleh tim penilai e-kinerja pada UPTB PK PNS, terutama pejabat fungsional umum dan fungsional khusus atau  fungsional tertentu.

Bunga lestari membuka akun e-kinerjanya di ruang kerja UPTB
Kali ini salah seorang PNS melakukan protes ke ruang kerja UPTB PK PNS, sebut saja namanya bunga lestari (nama samaran). Jum`at 4 April 2014 pukul 09.30 Wib dengan gagah perkasa melakukan protes. Dari luar sudah ngomel, tanpa mengucapkan asalammu`alaikum, siapa yang melakukan penilaian e-kinerja saya. Siapa tim penilainya, cetus bunga. Lebih lanjut ia berucap :"saya tidak terima atas penolakan ini". apanya yang samar, mohon dijelaskan kepada saya cetusnya dengan suara lantang.

Lakon Protes PNS atas penolakan e-kinerja saban hari
Lalu Muhammad Syarif, S.HI.,MH- Kepala UPTB PK PNS dengan sikap tenang menjawab, sabar bu..? saya coba lihat dulu apa yang ditolak oleh tim penilai. Jika ibu merasa dirugikan silahkan dibuat surat resmi dari Kepala SKPD-nya yang ditujukan kepada Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh c/q Kepala UPTB PK PNS. Diskusi mengalir bagaikan air. Lebih lanjut Syarif sebutan familiar dilingkup Pemerintah Kota Banda Aceh menjelaskan mekanisme konplain sesuai Standar Operasional Prosedur Penerapan E-Kinerja dilingkup Kota Banda Aceh.

Tradisi Komplian e-Kinerja PNS
Dengan teknik komunikasi yang santun serta responsif sang Kepala UPTB PK PNS menjelaskan dengan lugas kepada bunga, agar kedepan inputannya harus diperjelas, jangan kabur. jika perlu supaya melampirkan file pendukung pada menu aplikasi e-kinerja. Diakhir pertemuan itu bunga lestari, mati kutu dibuat oleh sang profesor seraya meminta tolong agar inputannya bulan maret di terima kembali oleh Tim Penilai, karna yang bersangkutan Gradenya turut satu tingkat dari A menjadi B. Berkat kelincahan komonikasinya sembari menjawab: "Insya Allah" permintaan ibu akan saya pertimbangan. Ternyata jawaban diplomatik menjadi kalimat pemungkas win-win solution.

5 komentar:

hanum yuli mengatakan...

harus sabar pak, orang sabar disayang Tuhan.

aneuk galoeng mengatakan...

Membaca tulisan Bapak sepertinya memang lembaga ini sarat dengan konflik kepentingan, maklum ketika berhubungan dengan duit orang cendrung tidak terima jika fulusnya berkurang. tapi kami bangga Bapak bisa bersikap bijak dalam menyelesaikan masalah. luar biasa

dara gayoe mengatakan...

memang tak salah kalau Walikota atau Sekda menempatkan bapak sebagai palang pintu terakhir dalam menilai kinerja PNS berbasis e-kinerja. cerdas dan santun dalam membangun komunikasi adalah modal awal, sehingga benturan konflik itu dapat diatasi dengan senyuman. Luar biasa.

antoni brandy mengatakan...

Ujian terberat adalah menjadikan sabar sebagai perisai hidup. Sukses selalu pak, Insya Allah Bapak akan menjadi orang yang hebat dijajaran Pemerintah Kota Banda Aceh. Saya melihat bapak punya bakat komunikasi yang hebat

antoni brandy mengatakan...

Semoga lembaga UPTB Penilaian Kinerja PNS akan tetap eksis. apalagi penerapan e-kinerja PNS dilingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh saat ini sudah go nasional