6 Apr 2014

100 Pemuda Kreatif bicara

Oleh : Muhammad Syarif
berbagi ide kreatif, 5 April 2014

Berawal masuknya SMS dari seorang yunior di HMI, namanya Aiyub Ahmad yang kini menjabat sebagai Direktur Diwana. Inti dari SMS tersebut adalah ajakan sharing Peukan Kreatifitas bersama pemuda di  NA Coffe, Sabtu 5 April 2014. Lalu saya balas SMS nya ini benar-benar kreatif atau kreatif yang tanggung..? memang sich agak sedikit nyeleneh. Bung Aiyub langsu membalasnya ini benar-benar kreatif bang.
Tidak kusia-siakan kesempatam emas itu, sinyal kreatif yang menggelora di dadaku menambah gairah untuk hadir pada ajang tersebut. So paling tidak, ajakan itu menandakan bahwa saya salah seorang dari 99 orang yang dianggap kreatif oleh Event Organizing Diwana.


Inilah wajah-wajah insan kreatif 2014
Ide dasar pelaksanaan Peukan Kreatif Pemuda adalah  dalam rangka terwujdunya sinergisitas antara pemuda, pemerintah, pengusaha, akademisi, pelaku kreatif dan masyarakat dalam upaya memajukan ekonomi  kreatif di Banda Aceh cetus Aiyup pada saat Soft Launching Peukan Kreatif Pemuda. Adapun peserta yang diundang berasal  dari berbagai elemen meliputi: unsur pemuda, pemerintah, pengusaha, akademisi dan masyarakat kreatif. Kegiatan ini pula didukung penuh oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banda Aceh.

Ternyata acaranya memang dihadiri oleh orang-orang yang kreatif dibidangnya. Saat pengenalanpun dimulai. Satu persatu diminta bicara dalam rangka sharing kreatifitas. Tiba giliranku: ternyata kebanyakan peserta sudah mengenal saya dan diberi lebel birokrat muda kreatif. Wah sebutan baru dalam komunitas insan kreatif. Mungkin mereka sudah banyak membaca fikiranku di dunia maya khususan blogger pribadi yang kujadikan sebagai pusat informasi dan sebaran informasi aktual seputar dunia birokrasi termasuk pariwisata.

Memang sich lebeling itu sifatnya subjektif, akan tetapi paling tidak memotivasi supaya terus berkarya. Sesungguhnya orang-orang kreatif adalah orang-orang yang sudah melahirkan karya buat negeri ini. Jangan pernah bilang anda kreatif jika belum punya karya. Teruslah berkarya buat negeri ini sesuai dengan keahlian yang anda miliki.

1 komentar:

heri yanto mengatakan...

memang luar biasa profesor syarif. tak salah kalau beliau menjadi incaran banyak kalangan. sungguh luar biasa ide-ide yang ditulis