Oleh Bung Syarif**
Waled
Tgk. H. Muhibban H. M. Hajat, S.Sos. merupakan ulama, pimpinan dayah, pendidik, dan tokoh
masyarakat yang berkiprah dalam pengembangan pendidikan Islam serta pembinaan
kehidupan keagamaan di Kota Banda Aceh. Kiprahnya banyak berpusat pada
pengembangan pendidikan dayah, pembinaan santri, dakwah, serta penguatan peran
ulama dalam kehidupan masyarakat.
Dalam pandangan Nahdliyin Waled Muhibban merupakan Pimpinan Dayah Mabdaul Ulum Al-Aziziyah yang berlokasi di dua locus yaitu: Gampong Lamtemen Timur dan Gampong Bitai, Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh. Dayah ini berdiri sejak 2003
Di bawah
kepemimpinannya, lembaga tersebut berkembang sebagai salah satu pusat
pendidikan keislaman dan pembinaan generasi muda di Kota Banda Aceh yang terdiri
dari 2 locus Batoh dan gampong Bintai
Mengembangkan
Pendidikan Dayah
Salah
satu bagian penting dari kiprah Waled Muhibban adalah pengembangan sarana
pendidikan dayah. Pada 22
November 2022, Dayah Mabdaul Ulum Al Aziziyah di buka lokasi
baru dengan nama Bustanul Huda Al-Aziziyah yang berada di bawah Yayasan
Pendidikan Islam Mabdaul Ulum Al-Aziziyah diresmikan. Peresmian tersebut
dihadiri Pj Wali Kota Banda Aceh, Bapak Bakri Siddiq dan Waled Muhibban tetap
sebagai pimpinannya.
Kehadiran
dayah tersebut diarahkan untuk memperkuat pendidikan generasi muda agar
memiliki penguasaan ilmu agama sekaligus mampu menghadapi perkembangan zaman.
Pemikiran
tentang Pendidikan Dayah
Waled
Muhibban juga aktif menyuarakan pentingnya pendidikan dayah yang sesuai dengan
karakter dan kearifan lokal Aceh.
Dalam
Rapat Koordinasi Pimpinan Dayah Kota Banda Aceh tahun 2020, ia memberikan
apresiasi terhadap program Dinas Pendidikan Dayah Kota Banda Aceh yaitu; Program
Santri Tahfidz dan Program Akreditasi Dayah. Ia juga menyampaikan bahwa proses akreditasi
dayah perlu dilakukan secara arif dan mempertimbangkan local wisdom, karena
karakter pendidikan dayah di Banda Aceh tidak dapat disamakan begitu saja
dengan daerah lain.
Pemikiran
tersebut menunjukkan perhatian beliau terhadap keberlangsungan tradisi
pendidikan dayah sekaligus kebutuhan untuk meningkatkan kualitas
kelembagaannya.
Kiprah
dalam Pembinaan Santri
Waled
Muhibban turut berperan dalam pembinaan dan peningkatan kualitas santri. Pada
kegiatan Training Center dan seleksi Musabaqah Qiraatul Kutub tingkat Provinsi
Aceh tahun 2025, beliau dipercaya menjadi salah satu narasumber bersama
sejumlah pimpinan dayah lainnya. Waled Tgk. H. Muhibban H. M. Hajat merupakan
salah satu ulama dan tokoh dayah yang cukup aktif dalam bidang pendidikan
Islam, dakwah, serta kelembagaan ulama di Kota Banda Aceh
Kegiatan
tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan santri dalam memahami dan menguasai
kitab turats serta mempersiapkan peserta untuk mengikuti kompetisi MQK tingkat
provinsi.
Kiprah
dalam Kelembagaan Ulama
Pengabdian
Waled Muhibban tidak hanya dilakukan melalui lembaga pendidikan dayah. Ia juga
aktif dalam kelembagaan ulama Kota Banda Aceh.
Pada masa
khidmat MPU Kota Banda
Aceh 2024–2029, Waled Tgk. H. Muhibban H.M. Hajat, S.Sos.
dikukuhkan sebagai Wakil
Ketua I MPU Kota Banda Aceh. Pengukuhan tersebut berlangsung
pada 23 Juli 2024.
Dalam
posisi tersebut, beliau turut berperan dalam memberikan pandangan, nasihat, dan
masukan keagamaan terkait berbagai persoalan masyarakat serta pembangunan Kota
Banda Aceh.
Kiprah
dalam Kehidupan Keagamaan Masyarakat
Sebagai
ulama dan pimpinan dayah, Waled Muhibban juga aktif dalam berbagai kegiatan
keagamaan dan pembinaan masyarakat. Kehadirannya dalam kegiatan-kegiatan dayah
dan keagamaan menunjukkan keterlibatan yang berkelanjutan dalam memperkuat
pendidikan Islam, syiar agama, dan pembinaan generasi muda.
Pada
Januari 2026, misalnya, beliau menyambut kegiatan Gerakan Penghijauan di Dayah
Mabdaul Ulum Al-Aziziyah yang digagas Dinas Pendidikan Dayah Kota Banda Aceh
bersama Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh. Kegiatan tersebut memperlihatkan
bahwa pendidikan dayah juga diarahkan untuk menanamkan kepedulian terhadap
lingkungan kepada para santri.
Pernah
Berkiprah sebagai Anggota DPRK Banda Aceh
Dokumen
resmi Banda Aceh Dalam Angka
juga mencatat nama Tgk.
Muhibban H.M. Hajat sebagai anggota DPRK Banda Aceh pada
periode 2009-2014. Catatan tersebut menunjukkan bahwa kiprah beliau pernah
bersentuhan dengan ranah pemerintahan dan perwakilan masyarakat, selain bidang
pendidikan dan keulamaan.
Sosok
Pendidik dan Ulama
Dari
berbagai kiprah tersebut, Waled Muhibban dapat dipandang sebagai sosok yang
menggabungkan beberapa peran sekaligus: ulama, pendidik, pimpinan dayah,
pembina santri, dan penggerak kehidupan keagamaan masyarakat.
Kiprah
Waled Muhibban Hajat dapat dirangkum dalam empat bidang utama yaitu: pertama,
bidang pendidikan dayah, kedua bidang dakwah dan pembinaan umat, ketiga, bidang
kelembagaan ulama, keempat bidang pengabdian sosial-keagamaan. Krue semangat
sukses terus gure…
***Penulis adalah Magister Hukum Tata
Negara USK, Kabid SDM dan Manajemen Disdik Dayah Kota Banda Aceh, Direktur
Forum Milenial dan Literasi Aceh
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar