Oleh Bung Syarif**
Sahabat yang super, Carlie
Papa Romeo (CPR) kali ini membahas tentang “Al Qayyum”. Dipahami bahwa
Allah adalah zat yang maha mandiri dengan sendirinya, baik zat-Nya, sifat-Nya,
maupun af`al atau perbuatan-Nya. Allah tidak tergantung kepada apapun dan
siapapun, justru tempat bergantung apapun dan siapapun.
Para ulama memberi penegasan
bahwa al qayyun dapat dimaknai dengan dua makna. Pertama, Allah adalah zat yang
maha mandiri, Allah berdiri sendiri tidak membutuhkan bantuan justru malah
membantu, tidak memerlukan sesuatu justru malah dipetlukan oleh
hamba-hamba-Nya. Kedua, Allah adalah zat yang maha mengatur dan memenuhi hajat
makhluk-Nya. Seluruh yang ada di alam ini teratur karena diatur oleh Allah. Semua
manusia membutuhkan Allah, dari sejak penciptaannya hingga kapanpun jua. Nama al
qayyum sering disebut bersamaan dengan al hayyu (yang maha hidup) seperti
dalam ayat kursi; “Allah, tidak ada Tuhan selain Dia, yang maha hidup, yang
terus menerus mengurus (makhluk-Nya) (QS. Al Baqarah; 255).