Oleh Bung Syarif**
Pergi ke surau menjelang fajar
Membawa mushaf penuh cahaya
Mari belajar ilmu Agama yang benar
Agar bahagia dunia akhirat selamanya.
Pergi ke surau menjelang fajar
Membawa mushaf penuh cahaya
Mari belajar ilmu Agama yang benar
Agar bahagia dunia akhirat selamanya.
Dalam sambutannya, Farid menyampaikan bahwa reses merupakan agenda resmi anggota legislatif untuk bertemu langsung dengan masyarakat guna menyerap aspirasi, mendengar berbagai persoalan di daerah pemilihan, serta memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan konstituennya. Aspirasi yang dihimpun akan diperjuangkan melalui pembahasan di parlemen sesuai kewenangan dan skala prioritas, dan reses sesuai konstitusi.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Dayah
(Disdik Dayah) Kota Banda Aceh Muhammad, S.Sos, MM melalui Plh. Sekretaris
Dinas Pendidikan Dayah Muhammad Syarif, S.HI, M.H Rabu (1/7/2026).
Ia menegaskan bahwa, legalitas kelembagaan penting bagi sebuah institusi pendidikan agar terciptanya standarisasi lembaga pendidikan keagamaan Islam sehingga bisa disinergikan dalam database SIPD dan Open Data.
Acara ini merupakan kegiatan pembuka dari rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APEKSI ke-XVIII di Kota Medan mengambil tema “Orang Muda Tangguh Untuk Indonesia”, YCC menjadi wadah bertukar ide dan gagasan bagi ratusan peserta perwakilan dari 70 kota se-Indonesia
Redha Rahmatillah, S.Sos.I., Sp.PSM atau yang akrab disapa Thogam, telah malang melintang di dunia kerja sosial, pendidikan, dan kepemudaan. Sosok pemuda asal Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya yang kini menetap di Desa Alue Deah Teungoh, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh ini, telanjur dikenal sebagai pekerja sosial yang konsisten menempatkan pengabdian sebagai jalan hidup.
Dengarkan kisah aduhai
Dendang mebersamai Ulama Aceh Multi Talenta
Abu Sibreh nama panggilan kalangan Dayah di Aceh Besar
Rasa-rasanya tidak
ada insan aktivis yang tak kenal sosok srikandi yang super lincah dan energik
ini, beliau bernama Cut Asmaul Husna, S.Ag, MM Alumni Komunikasi Penyiaran
Islam UIN Ar-Raniry (Red IAIN Ar-Raniry). Ia adalah aktivis reformasi 1998 Asal
Aceh terlibat dalam berbagai gerakan
mahasiswa dimasa-nya. Namanya
dikenal dalam berbagai kegiatan sosial, politik dan pemberdayaan masyarakat
khusunya berkaitan dengan Aceh.
Ia juga tercatat sebagai salah seorang Dosen Universitas Teuku Umar program Studi Ilmu Administrasi Negara. Cut Asmaul Husna mempunyai nama pamiliar “Pocut”. Aktif sebagai akademisi, peneliti serta narasumber dalam isu administrasi publik, tata kelola pemerintahan, kebijakan publik, pembangunan, demokrasi, penyiaran/penyebarluasan informasi publik dan pemberdayaan perempuan.
Pagi Senin mentari berseri
Burung berkicau di dahan tinggi
Mari awali Senin dengan hati berseri
Ke pasar pagi membeli
kurma
Singgah sebentar membeli
roti
Santri dayah sehat jiwa
dan raga
Rajin belajar biar Ayah dan Bunda ceria
Pada rangkaian Pertemuan Penyair
Nusantara (PPN) XIV Aceh 2026, Kota Banda Aceh menerima Anugerah Cakrawala
Penyair Nusantara yang diserahkan dalam seremoni yang berlangsung di Aula
Keurukon, Kompleks Istana Wali Nanggroe, Senin, 22 Juni 2026 malam.
Penghargaan tersebut diterima oleh Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, mewakili Pemerintah Kota Banda Aceh. Dalam prosesi penganugerahan, penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, yang sebelumnya membuka secara resmi Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) XIV Aceh 2026.
Sahabat yang
super, Carlie Papa Romeo (CPR) kali ini membahas tentang “Al Muqtadir”. Dipahami Allah
adalah zat yang maha kuasa atau Allah yang memiliki kekuasaan sempurna untuk
menentukan dan melaksanakan segala sesuatu. Nama Al muqtadir berasal dari kata
qadara yang berarti berkuasa, menentukan atau mengatur. Berbeda dengan al qadir
yang menegaskan bahwa Allah mampu melakukan segala sesuatu. Al Muqtadir
menekankan bahwa kekuasaan Allah itu mutlak, sempurna dan terlaksana seseuai
kehendak-Nya tanpa ada yang dapat menghalangi.
Firman Allah yang artinya;” Di tempat yang penuh kebenaran, di sisi Tuhan yang maha kuasa (Malikin Muqtadir)” (QS. Al Qamar; 55)
Ke pasar pagi membeli pepaya
Singgah sebentar membeli roti
Mari membaca setiap hari-nya
Ilmu bertambah, cerdaskan hati
Burung merpati terbang beriring
Hinggap sejenak di dahan cemara
Hari Narkotika Internasional mari kita peringati
bersama
Setiap tanggal 26 Juni diperingati Bansigoem Donya
Kegiatan gotong royong ini dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kebersihan, kerapian, dan kenyamanan lingkungan kerja, sekaligus mendukung program Pemerintah Kota Banda Aceh dalam membudayakan pola hidup bersih dan menciptakan lingkungan yang sehat. Sekaligus menjalankan intruksi Walikota Banda Aceh.
Dengarkan kisah aduhai
Dendang pentadibiran dayah di Pusat Ibu Kota
Carlie Papa Romeo (CPR) telah dampingi 4 Kepala
Dinasnya
Saat berkhitmad jadi Punggawa Dayah Kota Banda
Aceh-tercinta