22 Jul 2026

Ngaji Asmaul Husna (Episode 77)


Oleh Bung Syarif**

Sahabat yang super, kali Carlie Papa Romeo (CPR) membahas tentang “Al Wali”. Dipahami bahwa Allah adalah Zat yang maha dekat, karena sangking dekatnya, maka Allah menjadi pelindung (Allah maha pelindung), menjadi penolong (Allah maha penolong) terhadap hamba-hamba-Nya. Oleh karenanya kita harus hati-hati, jangan sampai mencari perlindungan kepada selain Allah.

Allah berfirman yang artinya: orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah; “Sesungguhnya petunjuk Allah? Itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi perlindungan dan penolong bagimu (QS. Al Baqarah: 120).

Sejarah LGBT Muncul di Aceh


 Oleh Bung Syarif**

Penelitian oleh Moch. Nur Ichwan menjelaskan bahwa organisasi LGBT pertama yang terdokumentasi di Aceh adalah Violet Grey, yang didirikan pada 2007 di Banda Aceh. Organisasi ini berfokus pada advokasi, kesehatan seksual, dan pencegahan HIV.

Namun, para pendirinya dalam publikasi tersebut hanya disebut dengan inisial ES, FS, dan KR, bukan nama lengkap, demi alasan keamanan.  Setelah penerapan Qanun Jinayat Aceh pada 2014, organisasi-organisasi tersebut dilaporkan bubar atau berhenti beroperasi secara terbuka karena meningkatnya risiko hukum dan sosial.

21 Jul 2026

CPR; "Sukseskan Muswil ke-8 RAPI Kota Banda Aceh"


Oleh Bung Syarif**

Dengarkan kisah aduhai

Dendang Relawan RAPI Kota Banda Aceh yang semakin menyala

Alpha Delta Hotel (ADH) semakin rancak Bana

Memimpin RAPI Kota Banda Aceh periode 2022-2026-nya

 

20 Jul 2026

Menjaga Generasi Muda Banda Aceh: Tantangan dan Dampak Sosial LGBT


Banda Aceh, sebagai jantung dari Provinsi Aceh yang menerapkan Syariat Islam, memiliki komitmen kuat dalam menjaga nilai-nilai agama, adat, dan moralitas masyarakat. Di tengah arus globalisasi dan keterbukaan informasi digital, tantangan terhadap ketahanan moral dan sosial generasi muda semakin kompleks, salah satunya terkait dengan penyebaran paham dan perilaku LGBT (Lestian, Gay, Biseksual, dan Transgender).

Bagi generasi muda di Banda Aceh, dinamika ini bukan sekadar isu kebebasan personal, melainkan ancaman nyata terhadap tatanan sosial, kesehatan, serta keberlangsungan nilai-nilai lokal, ungkap Carlie Papa Romeo. Berikut Ancaman dan Strategi dalam Pencegahan Eksistensi LGBT di Banda Aceh antara lain;

Balai Kota Jadi Ruang Silaturahmi Warga Lewat Nobar Final Piala Dunia


Banda Aceh
 – Riuh sorak, tepuk tangan, dan gelak tawa bergema di Halaman Balai Kota Banda Aceh, Minggu, 19 Juli 2026 malam. Sejak pukul 23.00 WIB, seribuan masyarakat mulai memadati lokasi untuk menyaksikan laga puncak Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina dalam acara nonton bareng (nobar) yang digelar Pemerintah Kota Banda Aceh.

Malam itu, Balai Kota tak sekadar menjadi pusat pemerintahan. Ruang publik tersebut menjelma menjadi tempat berkumpulnya masyarakat dari berbagai kalangan. Orang tua datang menggandeng anak-anaknya, para pemuda memenuhi setiap sudut bersama sahabat, sementara keluarga-keluarga memilih menghabiskan malam dengan menikmati atmosfer final Piala Dunia secara bersama-sama. Tak sedikit pula warga yang datang bersama kerabat dan rekan kerja, menjadikan momentum olahraga dunia itu sebagai ajang mempererat silaturahmi.

18 Jul 2026

CPR: “Ngopi Delta dengan MRR dan AKM”


Oleh Bung Syarif**

Dengarkan kisah aduhai

Dendang Silaturrahmi Carlie Papa Romeo (CPR) dengan Kabilah Relawan RAPI Bansigoem Aceh-nya

Minggu, 5 Juli 2026, CPR ngopi delta dengan JZ01MRR/ M. Reza (RAPI Sabang) dan JZ01AKM/Budi Permana (RAPI Jaya Baru) di GOR KONI Aceh-nya

CPR punya tradisi giat Silaturrahmi sesama Relawan RAPI-nya

 

17 Jul 2026

Menyoal Implementasi Dana Otsus Aceh

Oleh Bung Syarif**

Berdasarkan Undang-Undang No. 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh Pasal 183 ayat (1) dijelaskan bahwa dana otonomi khusus merupakan penerimaan Pemeritah Aceh yang ditujukan untuk membiayai pembangunan terutama pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi rakyat, pengentasan kemiskinan, serta pendanaan pendidikan, sosial dan kesehatan.  Dana Otsus sebangaimana dimaksud pada ayat (1) berlaku untuk jangka waktu 20 (dua puluh) tahun dengan rincian untuk tahun pertama sampai dengan tahun kelima belas yang besarannya setara dengan 2 % (dua persen) Palafon Dana Alokasi Umum Nasional dan utuk tahun keenam belas sampai dengan tahun kedua puluh yang besarannya setara dengan 1 % (satu persen) plafon Dana Alokasi Umum Nasional.

Illiza Serahkan Rumah Layak Huni, Wujudkan Hunian Bermartabat bagi Warga


Banda Aceh
 – Komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam menghadirkan kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat terus diwujudkan melalui Program Pembangunan Rumah Layak Huni Tahun 2026. Rabu (15/7/2026), Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyerahkan tiga unit rumah baru kepada warga berpenghasilan rendah (MBR) di Kecamatan Ulee Kareng, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Ketiga penerima manfaat tersebut yakni Cut Asna, warga Gampong Ilie, Nurmalawati dari Gampong Lamteh, serta Syahrial, warga Gampong Pango Deah. Ketiganya menerima kunci rumah yang telah selesai dibangun setelah melalui proses verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Illiza: Lulusan SMK Harus Siap Berkarya dan Menciptakan Peluang


Banda Aceh
 – Lulusan sekolah vokasi diharapkan tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menjadi penggerak lahirnya peluang usaha dan inovasi di tengah perkembangan industri yang semakin dinamis.

Semangat itulah yang disampaikan Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, saat menghadiri Pengukuhan Kelulusan Angkatan ke-57 SMK SMTI Banda Aceh Tahun Pelajaran 2025/2026 di Nanik Convention Hall, Kamis 16 Juli 2026.

Pada kesempatan itu, Illiza mengucapkan selamat kepada 232 lulusan SMK SMTI Banda Aceh yang telah menyelesaikan pendidikan. Menurutnya, momen kelulusan bukanlah garis akhir, melainkan awal perjalanan untuk mengabdikan ilmu dan kompetensi di tengah masyarakat.

Ngaji Asmaul Husna (Episode 75)


Oleh Bung Syarif**

Sahabat yang super, kali ini Carlie Papa Romeo (CPR) membahas tentang “Az Zhahir”. Dipahami Allah adalah zat yang maha nyata adanya. Karena sangat nyata maka justru tak terlihat oleh mata lahir kita, tapi akan nampak jelas pada mata  batin kita. Seperti halnya mata lahir justru tak bisa melihat apa-apa ketika melihat matahari yang tengah menyala diwaktu dhuhur. Matahari ciptaan-Nya saja tak sanggup kita lihat yang begitu besar, apa lagi zat yang menciptakannya. Inilah Allah zat yang maha zahir. Allah berfirman yang artinya; “Dialah yang awal dan yang akhir, yang zahir dan yang batin. Dan Dia maha mengetahui segala sesuatu” (QS. Al Hadid:3)

Dalah hadits sahih, Rasulullah berdoa: “Ya Allah, Engkaulah Al Awwal, tidak ada sesuatu sebelum-Mu, Engkaulah Al Alkhir. Tidak ada sesuatu setelah-Mu, Engkaulah Az Zahir, maka tidak ada sesuatu di atas-Mu. Engkaulah Al Batin, maka tidak ada sesuatu yang lebih dekat atau tersembunyi dari-Mu” (HR. Muslim).

CPR: “Ngejim Seminar Internasional Bidang Kesehatan bersama Dokter Hewan”


Oleh Bung Syarif**

Ke Hotel Ayani mengikuti seminar Internasional
Bersama drh. Taufik personil P3K DP2KP Banda Aceh semakin menyala
Dokter hewan mulia jasanya
Menjaga satwa sepenuh hati

Jalan-jalan membeli pakan
Singgah sebentar di tepi kali
Kalau hewan sakit jangan dibiarkan
Segera periksa bersama drh. Taufik agar lekas pulih kembali

16 Jul 2026

Tingkatkan Profesionalisme ASN


Oleh Bung Syarif**

Pergi ke taman memetik melati
Singgah sejenak membeli rotan
Tingkatkan kompetensi ASN lewat Banda Aceh Akademi
ASN profesional jadi kebanggaan

Pagi cerah burung bernyanyi
Angin berembus membawa harapan
Banda Aceh Akademi kini bergema kembali
Kompetensi ASN meningkat, pelayanan pun membanggakan

Illiza Launching Kajian Dakwah di Pendopo Wali Kota


Banda Aceh
– Pemerintah Kota Banda Aceh resmi melaunching program Kajian Dakwah di Pendopo Wali Kota sebagai bagian dari upaya memperkuat syiar Islam, membangun karakter masyarakat, serta mempererat sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat. (Kamis, 16/7/2026)

Peluncuran program tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Banda Aceh, Sekda Kota Banda Aceh, unsur Forkopimda, para ulama, tokoh masyarakat, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta pejabat struktural dan fungsional dilingkungan Pemerintah Kota Bannda Aceh

15 Jul 2026

CPR; “Racikan WUM Menyala”


Oleh Bung Syarif**

Dengarkan kisah aduhai

Dendang kolaborasi dalam pentadbiran negara

Dinda Wirzaini Usman (WUM) semakin menyala

Saat dipercaya Bunda Illiza sebagai Kabid Pengembangan Syari`ah pada DSI Kota Banda Aceh-nya

CPR: "Jak Saweu Gure Dayah"


Oleh Bung Syarif*

Dengarkan kisah aduhai

Dendang membersamai gure dayah Bansigoem Aceh-nya

Carlie Papa Romeo (CPR) punya tradisi Jak Saweu Guru Dayah

Sejak Tahun 2016 hingga kini CPR bersama Kabilah Dayah Kota Banda Aceh terus membangun silaturrahmi dengan pimpinan dayah Bansigoem Aceh-nya