Banda Aceh- Direktur Forum Milenial Literasi Aceh (FMLA) mendorong Dayah bersaudara. Hal ini menjadi relevan terkait Eksistensi Dinas Pendidikan Dayah Aceh umumnya dan Disdik Dayah Banda Aceh khususnya. Sebagaimana dipahami Disdik Dayah Banda Aceh lahir sejak 31 Desember 2016. Hal ini termaktub dalam Qanun Kota Banda Aceh Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pembentukan Perangkat Daerah Kota Banda Aceh, menyebutkan untuk menyelenggarakan urusan wajib lainnya yang menjadi kewenangan pemerintah Aceh yang harus diselenggarakan oleh Pemerintah Kota di bidang pelaksanaan syariat Islam, pelayanan Pertanahan, pendidikabn, Adat serta peran ulama dalam menetapkan kebijakan kota maka dibentuk Dinas Pendidikan Dayah, menyelenggarakan urusan pemerintah dibidang pembinaan pendidikan Agama Islam.
25 Jul 2026
Direktur FMLA Dorong Dayah Bersaudara, Why Not?
Banda Aceh- Direktur Forum Milenial Literasi Aceh (FMLA) mendorong Dayah bersaudara. Hal ini menjadi relevan terkait Eksistensi Dinas Pendidikan Dayah Aceh umumnya dan Disdik Dayah Banda Aceh khususnya. Sebagaimana dipahami Disdik Dayah Banda Aceh lahir sejak 31 Desember 2016. Hal ini termaktub dalam Qanun Kota Banda Aceh Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pembentukan Perangkat Daerah Kota Banda Aceh, menyebutkan untuk menyelenggarakan urusan wajib lainnya yang menjadi kewenangan pemerintah Aceh yang harus diselenggarakan oleh Pemerintah Kota di bidang pelaksanaan syariat Islam, pelayanan Pertanahan, pendidikabn, Adat serta peran ulama dalam menetapkan kebijakan kota maka dibentuk Dinas Pendidikan Dayah, menyelenggarakan urusan pemerintah dibidang pembinaan pendidikan Agama Islam.
24 Jul 2026
CPR: Selamat Menjalankan Amanah
Oleh Bung Syarif**
Dengarkan kisah aduhai
Dendang Pentadbiran Dayah Bansigoem Aceh
Berbagai ASN telah memimpin Disdik Dayah Aceh-nya
Dengan ragam gaya kepemimpinan yang berbeza dan arah kebijakan sesuai arah kebijakan Gubernur Aceh-nya
Ikhtiar Keuchik Zuhir Menggapai Nur Ilahi
Oleh Bung Syarif**
Dengarkan kisah aduhai
Dendang Gebrakan Keuchik Zuhir dalam menggapai Nur Ilahi
Giat Pemantapan Ilmu agama kini digalakkan dimasa
kepemimpinan-nya
Jakbeut malam Sabtu tradisi di Gampong Meunasah Tuha, Kabupaten Aceh Besar-nya
Ngaji Asmaul Husna (Episode 78)
Oleh Bung Syarif**
Sahabat yang super, Carlie
Papa Romeo (CPR) kali ini membahas tentang “Al Muta`ali”. Secara umum dipahami bahwa Allah adalah zat yang maha
tinggi yang senantiasa meninggikan siapa
saja yang dikehendaki-Nya. Allah kuasa mengangkat derajat hamba-hambanya
kepada kedudukan (maqam) kemuliaan. Seperti dijelaskan dalam Al-Qur`an, bahwa
Allah meninggikan orang-orang yang beriman dan berimu pengetahuan.
Hai orang-orang yang beriman
apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis”, maka
lapangkanlah niscaya Allah akan memberikan kelapangan untukmu. Dan apabila
dikatakan: “berdirilah kamu”, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan
orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu
pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah maha mengetahui apa yang kamu kerjakan
(QS. Al Mujadalah: 11)
Suatu hari Rasulullah Nabi Muhammad SAW ditanya tentang maksud firman Allah, “Setiap saat Dia (Allah) dalam kesibukan” (QS. Al Rahman: 29) beliau bersabda, “termasuk kesibukan yang dilakukan oleh Allah adalah mengampuni dosa, menghilangkan keresahan, meninggikan kelompok-kelompok manusia dan merendahkan yang lai (HR. Ibnu Majah).
23 Jul 2026
CPR: SIDARA Pernah Berjaya
Oleh Bung Syarif**
Dengarkan kisah
aduhai
Dendang Kejayaan
Operator SIDARA di masa-nya
Sistem Informasi
Dayah Terintegrasi (SIDARA) pernah Berjaya
Operator SIDARA
dimantapkan kompetensi-nya
Dengarkan kisah
aduhai
Dendang Kejayaan Operator SIDARA di masa-nya
CPR: “Jumat Bersih dan Ceria”
Hari Jumat memotong kuku
Lanjut shalat mengenakan
sarung
Mari bersihkan tempat kerja
dan lingkungan Kita
Lingkungan
Kantor bersih agar enak dipandang mata
Beli Pepaya di pasar pagi
Manis rasanya dimakan
bersama
Giat
Jumat Bersih mari digalakkan bersama-sama serta dilanjutkan lagi
Punggawa Dayah Kota jalankan intruski Walikota dengan riang
gembira
22 Jul 2026
Ngaji Asmaul Husna (Episode 77)
Oleh Bung Syarif**
Sahabat yang super, kali
Carlie Papa Romeo (CPR) membahas tentang “Al
Wali”. Dipahami bahwa Allah adalah Zat yang maha dekat, karena sangking
dekatnya, maka Allah menjadi pelindung (Allah maha pelindung), menjadi penolong
(Allah maha penolong) terhadap hamba-hamba-Nya. Oleh karenanya kita harus
hati-hati, jangan sampai mencari perlindungan kepada selain Allah.
Allah berfirman yang artinya: orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah; “Sesungguhnya petunjuk Allah? Itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi perlindungan dan penolong bagimu (QS. Al Baqarah: 120).
Sejarah LGBT Muncul di Aceh
Oleh Bung Syarif**
Penelitian oleh Moch. Nur Ichwan
menjelaskan bahwa organisasi LGBT pertama yang terdokumentasi di Aceh adalah Violet
Grey, yang didirikan pada 2007 di Banda Aceh. Organisasi ini berfokus pada
advokasi, kesehatan seksual, dan pencegahan HIV.
Namun, para pendirinya dalam publikasi tersebut hanya disebut dengan inisial ES, FS, dan KR, bukan nama lengkap, demi alasan keamanan. Setelah penerapan Qanun Jinayat Aceh pada 2014, organisasi-organisasi tersebut dilaporkan bubar atau berhenti beroperasi secara terbuka karena meningkatnya risiko hukum dan sosial.
21 Jul 2026
CPR; "Sukseskan Muswil ke-8 RAPI Kota Banda Aceh"
Oleh Bung Syarif**
Dengarkan kisah
aduhai
Dendang Relawan
RAPI Kota Banda Aceh yang semakin menyala
Alpha Delta Hotel (ADH) semakin rancak Bana
Memimpin RAPI Kota
Banda Aceh periode 2022-2026-nya
20 Jul 2026
Menjaga Generasi Muda Banda Aceh: Tantangan dan Dampak Sosial LGBT
Banda Aceh, sebagai jantung dari Provinsi Aceh yang menerapkan Syariat Islam, memiliki komitmen kuat dalam menjaga nilai-nilai agama, adat, dan moralitas masyarakat. Di tengah arus globalisasi dan keterbukaan informasi digital, tantangan terhadap ketahanan moral dan sosial generasi muda semakin kompleks, salah satunya terkait dengan penyebaran paham dan perilaku LGBT (Lestian, Gay, Biseksual, dan Transgender).
Bagi generasi muda di Banda Aceh, dinamika ini bukan sekadar isu kebebasan personal, melainkan ancaman nyata terhadap tatanan sosial, kesehatan, serta keberlangsungan nilai-nilai lokal, ungkap Carlie Papa Romeo. Berikut Ancaman dan Strategi dalam Pencegahan Eksistensi LGBT di Banda Aceh antara lain;
Balai Kota Jadi Ruang Silaturahmi Warga Lewat Nobar Final Piala Dunia
Banda Aceh – Riuh sorak, tepuk tangan, dan gelak tawa bergema di Halaman Balai Kota Banda Aceh, Minggu, 19 Juli 2026 malam. Sejak pukul 23.00 WIB, seribuan masyarakat mulai memadati lokasi untuk menyaksikan laga puncak Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina dalam acara nonton bareng (nobar) yang digelar Pemerintah Kota Banda Aceh.
Malam itu, Balai Kota tak sekadar menjadi pusat pemerintahan. Ruang publik tersebut menjelma menjadi tempat berkumpulnya masyarakat dari berbagai kalangan. Orang tua datang menggandeng anak-anaknya, para pemuda memenuhi setiap sudut bersama sahabat, sementara keluarga-keluarga memilih menghabiskan malam dengan menikmati atmosfer final Piala Dunia secara bersama-sama. Tak sedikit pula warga yang datang bersama kerabat dan rekan kerja, menjadikan momentum olahraga dunia itu sebagai ajang mempererat silaturahmi.
18 Jul 2026
CPR: “Ngopi Delta dengan MRR dan AKM”
Oleh Bung Syarif**
Dengarkan kisah aduhai
Dendang Silaturrahmi Carlie Papa Romeo (CPR) dengan
Kabilah Relawan RAPI Bansigoem Aceh-nya
Minggu, 5 Juli 2026, CPR ngopi delta dengan JZ01MRR/ M.
Reza (RAPI Sabang) dan JZ01AKM/Budi Permana (RAPI Jaya Baru) di GOR KONI Aceh-nya
CPR punya tradisi giat Silaturrahmi sesama Relawan
RAPI-nya
17 Jul 2026
Menyoal Implementasi Dana Otsus Aceh
Oleh Bung Syarif**
Berdasarkan Undang-Undang No. 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh Pasal 183 ayat (1) dijelaskan bahwa dana otonomi khusus merupakan penerimaan Pemeritah Aceh yang ditujukan untuk membiayai pembangunan terutama pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi rakyat, pengentasan kemiskinan, serta pendanaan pendidikan, sosial dan kesehatan. Dana Otsus sebangaimana dimaksud pada ayat (1) berlaku untuk jangka waktu 20 (dua puluh) tahun dengan rincian untuk tahun pertama sampai dengan tahun kelima belas yang besarannya setara dengan 2 % (dua persen) Palafon Dana Alokasi Umum Nasional dan utuk tahun keenam belas sampai dengan tahun kedua puluh yang besarannya setara dengan 1 % (satu persen) plafon Dana Alokasi Umum Nasional.
Illiza Serahkan Rumah Layak Huni, Wujudkan Hunian Bermartabat bagi Warga
Banda Aceh – Komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam menghadirkan kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat terus diwujudkan melalui Program Pembangunan Rumah Layak Huni Tahun 2026. Rabu (15/7/2026), Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyerahkan tiga unit rumah baru kepada warga berpenghasilan rendah (MBR) di Kecamatan Ulee Kareng, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Ketiga penerima manfaat tersebut yakni Cut Asna, warga Gampong Ilie, Nurmalawati dari Gampong Lamteh, serta Syahrial, warga Gampong Pango Deah. Ketiganya menerima kunci rumah yang telah selesai dibangun setelah melalui proses verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Illiza: Lulusan SMK Harus Siap Berkarya dan Menciptakan Peluang
Banda Aceh – Lulusan sekolah vokasi diharapkan tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menjadi penggerak lahirnya peluang usaha dan inovasi di tengah perkembangan industri yang semakin dinamis.
Semangat
itulah yang disampaikan Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, saat
menghadiri Pengukuhan Kelulusan Angkatan
ke-57 SMK SMTI Banda Aceh Tahun Pelajaran 2025/2026 di Nanik Convention Hall,
Kamis 16 Juli 2026.
Pada kesempatan itu, Illiza mengucapkan selamat kepada 232 lulusan SMK SMTI Banda Aceh yang telah menyelesaikan pendidikan. Menurutnya, momen kelulusan bukanlah garis akhir, melainkan awal perjalanan untuk mengabdikan ilmu dan kompetensi di tengah masyarakat.














