16 Mei 2026

Pemko Banda Aceh Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Idul Adha


Banda Aceh
– Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan (DP2KP) Kota Banda Aceh kembali menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Dalam keterangannya, Wakil Wali Kota Banda Aceh menyampaikan bahwa program pangan murah dihadirkan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang masih belum stabil.

Ngaji Asmaul Husna (Episode 35)


Oleh Bung Syarif**

Sahabat yang super, Carlie Papa Romeo (CPR) kali ini membahas tentang “As Syakur”. Dipahim sebagai Allah adalah zat yang maha berterima kasih, maha mensyukuri atau maha menghargaai amal hamba-Nya. Zat yang sangat apresiatif terhadap amalan baik manusia, sekecil apapun yang segera menganugerahkan balasan yang berlipat ganda kepada manusia yang berbuat kebaikan dan bersabar serta bersyukur.

Allah berfirman yang artinya; “Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka yang dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah maha pengampun lagi maha mensyukuri (Qs. Fathir; 30). Dan mereka berkata; “Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan duka cita dari kami. Sesungguhnya Tuha kami benar-benar maha pengampun lagi maha mensyukuri 9Qs Fathir; 34).

Dan siapa yang mengerjakan kebaikan akan kami tambahkan baginya kebaikan pada kebaikannya itu. Sesungguhnya Allah maha pengampun lagi maha mensyukuri (Qs. Asy Syura;23). Jika kamu meminjamkan kepada Alla pinjaman yang baik, niscaya Allah melipatgandakan balasannya kepada kamu dan mengampuni kami. Dan Allah maha pembalas jasa lagi maha penyantun (Qs. At Taqhabun;17).

Dan barang siapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelahan hati. Maka sesungguhnya Allah maha mensyukuri kebaikan lagi maha mengetahui (Qs.Al Baqarah; 158). Dan mengapa Allah akan menyiksamu, maka jika kamu bersyukur dan beriman dan Allah adalah maha mensyukuri lagi maha mengetahui (Qs. An Nisa`; 147)

 Oleh karena itu cara terbaik dalam merefeksikan spirit As Syakur adalah sebagai berikut:

Pertama; menyakini sepenuh hati bahwa Allah maha berterima kasih yang dengan kemurahan-Nya senantiasa menganugerahkan karunia tak terhingga kepada hamba-hamba-Nya yang dikehendaki-Nya

Kedua; mensyukuri as syakur dengan memperbanyak lafadz alhamdulillahirabbil `alamin atas karunia Allah yang tidak putus-putusnya

Ketiga; mensyukuri as syakur dengan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari dengan senantiasa menghargai orang lain, suka berterimakasih, gemar berbuat baik walau tanpa pujian, tidak mengeluh berlebiha atas kekurangan hidup, istiqamah dalam bersedekah, murah senyum, menghargai bantuan orang lain sekecil apapun, senantiasa berterima kasih pada manusia dan Allah

Keempat; mesyukuri as syakur dengan cara rendah hati, senantiasa meningkatkan prestasi kerja walau tanpa ada pujian dari orang lain.

 

**Goresan pena Kabid SDM dan Manajemen Disdik Dayah Kota Banda Aceh, Magister Hukum Tata Negara USK, Dosen Legal Drafting FSH UIN Ar-Raniry, Direktur Aceh Research Institute (ARI), KAHMI Aceh, ICMI Kota Banda Aceh, DPP ISAD Aceh, PW Syarikat Islam Aceh, Wakil Ketua DPD BKPRMI Banda Aceh, Ketua Komite Dayah Terpadu Inshafuddin

 

15 Mei 2026

Ngaji Asmaul Husna (Episode 34)


Oleh Bung Syarif**

Sahabat yang super, Carlie Papa Romeo (CPR) kali ini membahas tentang “Al Ghafur”. Diksi al ghafur memiliki kesamaan arti dengan, al ghaffar, al `afuw. Yang bermakna Allah zat yang maha pengampun, Allah maha pemaaf.

Para ulama berpendapat, Asma al ghaffar dan al ghafur serta istilah maghfirah untuk menyatakan bahwa Allah maha mengampuni dosa, namun dosa itu masih ada. Mengapa? Karena dosa itu ditutupi oleh Allah didunia dan diakhirat nanti juga ditutupi sehingga tidak kelihatan dari pandangan makhluk. Dengan kemurahan-Nya, Allah tidak menyiksa seseorang karena dosa tersebut. Tetapi dosa itu masih ada. Sementara dosa yang dihapus dan tidak ada lagi diperuntukkan bagi Allah pada Al `Afuw. Karena dosa telah dihapus maka dosa yang dilakukan sudah tidak ada; seolah-olah ia tidak pernah melakukukan kesalahan.

13 Mei 2026

Illiza Lantik 66 Pejabat Eselon III dan IV di Lingkungan Pemko Banda Aceh


Banda Aceh
– Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal melantik dan mengambil sumpah jabatan 66 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh, Selasa (12/5/2026) malam.

Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Banda Aceh, Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh, para asisten, staf ahli, kepala OPD, camat, serta jajaran pejabat Pemerintah Kota Banda Aceh.

Pelantikan dilakukan berdasarkan Keputusan Wali Kota Banda Aceh Nomor 800.1.3.3/635/2025 tanggal 11 Mei 2026 tentang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil dalam dan dari Jabatan Administrator, Jabatan Pengawas dan Jabatan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh.

Ngaji Asmaul Husna (Episode 32)


Oleh Bung Syarif**

Sahabat yang super, Carlie Papa Romeo (CPR) kali ini membahas tentang “Al Halim”. Dipahami Allah adalah zat yang maha penyantun terhadap makhluk-Nya, welas asih terhadap hamba-hamba-Nya, Allah senantiasa menolong hamba, hamba-Nya, memahami isi hatinya, memenuhi kebutuhan hidupnya dengan sunatullah-Nya.

Seringkali manusia lupa, tatkala ia banyak kealfaan dan dosa, Allah tidak membalasi-Nya seketika itu siksaan (karma), kenapa itu bisa terjadi? Karna Allah itu memiliki sifat al halim, dimana Allah maha penyantun.

Sebagaimana firman Allah yang artinya; Dan ketahuilah bahwa Allah mengetahui apa yang ada dalam hatimu, maka takutlah kepada-Nya dan ketahuilah bahwa Allah maha pengampun lagi maha penyantun (Qs. Al Baqarah; 235).

12 Mei 2026

Menyambut Kabid Sapras dan Pengembangan Dayah Dengan Riang Gembira


Oleh Bung Syarif**

Dengarkan kisah aduhai

Dendang keceriaan punggawa Dayah di pusat Ibukota

Personil Disdik Dayah lengkap sudah di bulan Mei-nya

Kasi Pengembangan Dayah dan Kabid Sapras dan Pengembangan Dayah  kini telah dilantik oleh Walikota, 12 Mei 2026-nya

Ngaji Asmaul Husna (Episode 31)


Oleh Bung Syarif**

Sahabat yang super, Carlie Papa Romeo (CPR) kali ini membahas “Al Khabir”. Dipahami sebagai Allah sebagai zat yang maha mengetahui dengan pengetahuan yag sempurna, baik yang global maupun yang terperinci.

Sebagaimana firman Allah yang artinya : “Dan Dia maha mengetahui lagi maha teliti terhadap segala sesuatu. (Qs. Al An`am; 18)

Dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dengan benar. Jadilah, lalu jadilah. Dan di tangan-Nyalah segala kekuasaan di waktu sangkakala ditiup. Dia mengetahui yang ghaib dan yang nampak. Dan Dialah yang maha bijaksana lagi maha mengetahui (Qs. Al An`am; 73).

Ngaji Asmaul Husna (Episode 30)


Oleh Bung Syarif**

Sahabat yang super, Carlie Papa Romeo (CPR)  kali ini mengupas tentang “Al Lathif”. Dipahami Allah adalah zat yang maha lembut,  Allah maha halus, Allah maha sensitif, Allah maha peka terhadap permohonan, persoalan, keadaan dan prilaku hamba-hamba-Nya.

Allah berfirman yang artinya; “Allah maha lembut terhadap hamba-hamba-Nya, Dialah yang maha kuat lagi maha perkasa (Qs. Al Syura;19). Diayat lain Allah berfirman; Apakah kamu tiada melihat, bahwa sanya Allah menurunkan air dari langit, lalu dijadikan bumi itu hijau? Sesungguhnya Allah maha halus lagi maha mengetahui (Qs. Al Haj; 63)

Hai anakku, sesungguhnya jika (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau dilangit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya Allah maha halus lagi maha mengetahui (Qs. Lukman;16)

Al Lathif juga bermakna Allah memberikan pertolongan kasih sayang dan pengaturan hidup dengan cara sangat halus, kadang tanpa disadari manusia. Contohnya Allah memudahka  urusan kita tanpa disangka. Allah memahami isi hati kita yang tersembunyi sebagaimana firman Allah yang artinya : Sesungguhnhya Allah maha halus lagi maha mengetahui (Qs. Al Mulk; 14)

Giat ATS Menyala


Oleh Bung Syarif**

Dengarkan kisah aduhai

Dendang dialektika Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di Pusat Ibukota

Program Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) menjadi prioritas Kemendikdasmen-nya

Balai Penjamin Mutu Pendidikan ( BPMP) Aceh ditunjuk penyelenggara giat-nya

11 Mei 2026

CPR; Pesan Apel Pagi Lugas dan Tepat Sasaran


Oleh Bung Syarif**

Dengarkan kisah aduhai

Dendang giat apel pagi setiap Senin-nya

Senin, 11 Mei 2026 Carlie Papa Romeo (CPR) menyampaikan amanat singkat-nya

Bagi yang mengikuti e-Learning KHA mesti membuat laporan-nya

 

10 Mei 2026

Forum Suara Warga: Wujud Komitmen Illiza Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik


Banda Aceh
 – Pemerintah Kota Banda Aceh bekerja sama dengan Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh kembali menggelar Forum Suara Warga. Kali ini, kegiatan digelar di aula pendopo wali kota, Minggu, 10 Mei 2026.

Acara dimulai dengan penyampaian policy brief dari sejumlah perwakilan elemen masyarakat. Mereka menyuarakan isu pendidikan, kesehatan-kebersihan, pemberdayaan ekonomi dan perempuan, dan kebencanaan.

Menyahuti suara warganya, Wali Kota Illiza mengatakan pembahasan policy brief melalui Forum Suara Warga merupakan bagian dari komitmen pihaknya untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan publik di Kota Banda Aceh.

Ngaji Asmaul Husna ( Episode 28)


Oleh Bung Syarif**

Sahabat yang super, Kali ini Carlie Papa Romeo (CPR) mengupas tentang  “al Hakam”. Dipahami sebagai hakim yang maha adil. Allah maha memutuskan keputusan-Nya dengan keagungan, keadilan dan kesempurnaan.

Allah berfirman yang artinya; “maka patutkah aku mencari hakim selain Allah, padahal Dialah yang telah menurunkan Al-Qur`an kepadamu dengan terperinci, orang-orang yang telah kami datangkan kitab kepada mereka, mereka mengetahui bahwa al-Qur`an itu diturunkan dari Tuhanmu dengan sebenarnya. Maka janganlah kamu sekali-kali termasuk orang-orang yang ragu. (Qs. Al An`am; 114)

Dalam ayat yang lain Allah berfirman yang artinya; kemudian mereka (hamba Allah) dikembalikan kepada Allah, penguasa mereka yang sebenarnya. Ketahuilah, bahwa segala hukum (pada hari itu) kepunyaan-Nya. Dan Dialah pembuat perhitungan yang lebih cepat (Qs. Al An`am;62).  Dan juga, Allah akan mengadili diantara kamu pada hari kiamat tentang apa yang kami dahulu selalu berselisih padanya (Qs. Al Haj;69)

9 Mei 2026

Ngaji Asmaul Husna (Episode 27)


Oleh Bung Syarif**

Sahabat yang super, kali ini Carlie Papa Romeo (CPR) mengupas tuntas tentang “Al Bashir”. Dipahami sebagai Allah zat sebagai yang maha melihat. Allah adalah zat yang menyaksikan apapun yang terjadi, sedang dan yang akan terjadi. Semua dibawah pantauan (CCTV) Allah.

Allah berfirman yang artinya; sesungguhnya kamu akan mendapati mereka, manusia yang paling loba kepada kehidupan di dunia, bahkan lebih lagi dari orang-orang yang musyrik. Masing-masing mereka ingin diberi umur seribu tahun, padahal umur panjang itu sekali-kali tidak akan menjauhkannya kepada siksaa Allah. Allalh mengetahui apa yang mereka kerjakan (Qs. Al Baqarah;96).

8 Mei 2026

Wakil Walikota Banda Aceh, Perkuat Muhtasib Gampong dengan Pembinaan Berkelanjutan


Banda Aceh
– Pemerintah Kota Banda Aceh terus memperkuat pelaksanaan Syariat Islam dari level paling dasar masyarakat melalui Pelatihan Penguatan Kapasitas Muhtasib Gampong Tahun 2026 bertema “Muhtasib Garda Terdepan Implementasi Syariat Islam di Gampong”.

Kegiatan yang digelar Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh, Kamis, 7 Mei 2026, di aula Diana Hotel, Kuta Alam. Acara ini menjadi ruang penguatan peran muhtasib  gambong sebagai mitra pembinaan masyarakat sekaligus penjaga nilai-nilai syariat di lingkungan gampong.

Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah dalam arahannya mengatakan bahwa penguatan syariat Islam tidak cukup hanya melalui regulasi, tetapi harus hadir melalui pembinaan yang hidup di tengah masyarakat.

Ngaji Asmaul Husna ( Episode 25)


Sahabat yang super, Carlie Papa Romeo (CPR) pada kesempatan kali ini membahas tentang  Al Mundzil”. Dipahami sebagai Allah zat yang maha merendahkan. Allah adalah zat yang maha kuasa dan berkuasa menjadikan mulia atau rendah hina siapapun dari hamba-hamba-Nya yang dikehendaki-Nya lantaran perbuatannya sendiri.

Tentu Allah meninggikan orang-orang yang berilmu pengetahuan dan beramal shaleh, lantara ketakwaannya, dan sebaliknya Allah menghinakan orang-orang musyrik, kafir, munafik dan fasiq karena kedurhakaan mereka. Allah mengingatkan kita agar tidak durhaka karena akibat kedurhakaan hayalah merendahkan dan menghinakan kita. Sebagaimana firman Allah yang artinya; “sesungguhnya orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya mereka termasuk orang-orang yang hina (Qs. Al Mujadalah;20).