Oleh Bung Syarif**
Dengarkan kisah aduhai
Dendang sang jangoan dan yang selalu dirindukan
Ayah selalu mendoakanmu duhai ananda
Jadilah sosok insan yang selalu tegar
Dengarkan kisah aduhai
Dendang sang jangoan dan yang selalu dirindukan
Ayah selalu mendoakanmu duhai ananda
Jadilah sosok insan yang selalu tegar
Dengarkan kisah aduhai
Dendang membersamai Mahasiswa UIN Ar-Raniry yang
sedang melakukan Penelitian program Dayah Ramah Anak di Kota Banda Aceh-nya
Kamis, 29 Januari 2026 Ulfah Rahmah Prodi Ilmu
Administrasi Negara melakukan wawancara Program Dayah Ramah Anak di Kota BandaAceh-nya
Setiap disposisi pimpinan Carlie Papa Romeo (CPR) langsung eksekusi tak perlu lama- lama
Kehadiran Punggawa Dayah di Dayah Misbahussalihin Al Waliyah diterima langsung Helmi Musakuta, SH Ketua Yayasan atas nama Abi Misbahul Munir, S.Pd.I. Dayah cabang Darussalam Al Waliyah, Labuhan Haji Aceh Selatan
Dengarkan kisah aduhai
Dendang Gerakan Penghijauan di Lingkungan Dayah
Kota
Punggawa Dayah Kota Banda Aceh terus menjalankan
misi utama-nya
Memastikan lingkungan Dayah Hijau dan Asri-nya
Dayah Modern Darul Ulum (Ma’hadu Daarul Ulum al-Ashry) adalah pondok pesantren terpadu yang mengkolaborasikan pendidikan ilmu pengetahuan agama Islam dengan pendidikan ilmu pengetahuan umum. Didirikan pada tangal 1 Juni 1990 dan tepat pada tanggal 1 Juni 2025 genap usianya 35 tahun.
Darul Ulum merupakan Pesantren di bawah naungan Yayasan Pembangunan Umat Islam berdiri di atas tanah milik yayasan seluas ± 48.938 m² yang beralamat di Jalan Syiah Kuala nomor 5 Gampong Keuramat Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh Provinsi Aceh. Lokasi ini menempatkan Darul Ulum berada di tengah-tengah kota Banda Aceh dan hanya berjarak ± 2 km dari Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Disini jenjang Pendidikannya meliputi SMP, MTS dan Madrasah Aliyah
Dengarkan kisah aduhai
Dendang Giat Penghijauan di lingkungan Dayah Kota Banda Aceh
Menjalankan tugas negara mesti totalitas dan riang gembira
Kolaborasi Disdik Dayah dan Distanbun Aceh dalam giat Hijaukan Dayah dan Selamatkan Bumi
Dengarkan kisah aduhai
Dendang kebersamaan Punggawa Dayah Kota di Pusat Ibukota
Menjalankan tugas negara terkadang tak mesti sesuai jam dinas-nya
Jika ada tugas mendesak bergadang sudah menjadi langganan punggawa dayah Kota
Sebelumnya pada tanggal 20 Januari 2026 Program tersebut dipimpin lansung oleh Wakil Walikota, Afdhal Khalilullah pada Dayah Mabdaul Ulum Al Aziziyah dan Dayah Mishrul Huda Malikussaleh. Program penghijauan ini bertujuan menjaga alam dan lingkungan sekaligus edukasi bagi santri dayah agar pentingnya menjaga keharmonisan alam dan linkungan. Ini sejalan dengan visi Banda Aceh Kota Kolaborasi dalam aspek keberlangsungan ekologis dikalangan santri, terciptanya lingkungan pendidikan yang hijau dan sehat.
Dengarkan kisah aduhai
Dendang Perencanaan Program OPD 2027
Asistensi Renja OPD 2027 berlangsung di Ruang
Sosbud Bappeda Kota
Rabu, 21 Januari 2025 Tim Punggawa Dayah Kota hadir disana
Dengarkan kisah aduhai
Dendang kebersamaan Wakil Walikota Banda Aceh
dengan Pimpinan Dayah Kota
Afdhal Khalilullah sosok pemuda yang energik dan
humanis
Wakil Walikota Banda Aceh yang semakin rancak bana
Sahabat yang super, Carlie Papa Romeo (CPR) kali ini
membahas Al Qahhar. Dipahami sebagai Allah Zat Yang Maha Perkasa Menundukkan, Maha Mengalahkan. Seluruh makhluk ciptaan-nya tunduk pada sunatullah-Nya. Allah
menciptakan dan menundukkan siang dan malam, matahari, bulan dan bintang dan
seluruh planet yang ada pada jagad tata surya beredar sesuai kehendak-Nya.
Semua planet tata surya beredar sesuai garis edarannya. Tidak ada satupun yang keluar dari garis edarnya. Sebagaimana berfirman Allah; “Siapakah Tuhan langit dan Bumi? Jawabannya; Allah, Katakanlah; maka patutlah kamu mengambil perlindunganmu selain Allah, padahal mereka tidak menguasai kemamfaatan dan tidak pula kemudharatan bagi diri mereka sendiri? Katakanlah adakah sama orang buta dan yang dapat melihat, atau samakah gelap dan terang benderang, apakah mereka menjadikan beberapa sekutu bagi Allah yang dapat menciptakanm seperti ciptaan-Nya sehingga kedua ciptaan itu serupa menurut pandangan mereka?, katakanlah Allah adalah pencipta segala sesuatu dan Dialah Tuhan Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa” ( QS Ar Rad:6)
Kehadiran Wakil Wali Kota Banda Aceh disambut langsung pimpinan Dayah Mabdaul ’Ulum Al Aziziyah, Waled Muhibban. Setibanya di lokasi, Afdhal menyempatkan diri menyapa para santri sebelum rangkaian kegiatan dimulai.
Berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat antara kedua kota kembar, program ini merupakan rintisan Illiza sedari 2014 silam. Kala itu, kedua unsur pemerintahan kota telah menandatangani suatu MoU kerja sama. Menurut Illiza, kedua kota yang secara geografis berjauhan, disatukan oleh musibah tsunami dan juga nilai kemanusiaan serta komitmen untuk membangun kota yang lebih tangguh dan mandiri.
Dalam kunjungan itu, wakil wali kota didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh Wahyudi, Camat Kuta Alam Faidian, Kepala Puskesmas Kuta Alam drg Lia Silvianty Nasty, serta Keuchik Kuta Alam Kurnia Z.
Sahabat yang super tidak terasa kebersamaan kita telah memasuki pertemuan ke-14. Kali ini Carlie Papa Romeo (CPR) mengulas tentang “Al Ghaffar”. Dipahami zat yang maha pengampun, Maha Pemaaf. Al Ghaffar dan Al Ghaffur serta Maghfirah memiliki makna Allah maha mengampuni dosamu namun dosa itu masih ada. Mengapa? Karna dosa tersebut hanya ditutupi oleh Allah di dunia dan di akhirat nanti juga ditutupi sehingga tidak kelihatan dari pandangan makhluk. Dengan kemurahan Allah tidak menyiksa seseorang dengan dosanya tersebt, tapi dosa itu masih ada. Dosa itu akan diampuni dan dihapus oleh Allah, sehingga dosa itu tidak ada lagi diperuntukkan bagi Allah al `Afuww.