1 Mei 2026

Sentuhan Tangan Dingin Abana Dayah Madinatul Fata Banda Aceh Semakin Berkembang


Oleh Bung Syarif**

Iftitah

Mesjid Al Qurban  merupakan mesjid utama kemukiman  Lam Ara yang terletak di pinggiran kota Banda Aceh. Dalam komplek mesjid ini terdapat dua mesjid yaitu mesjid baru yang didirikan pada masa rezim orde lama, dan mesjid lama yang didirikan pada tahun 1920-an dan di renovasi pertama kali tanggal 14 -7 1956 M / 1375 H. Mesjid ini merupakan peninggalan bersejarah yang sampai sekarang masih utuh dan di fungsikan sebagai tempat ibadah dan tempat pengajian.

Di samping Mesjid lama ( Mesjid Tuha ) ini terdapat satu balai pengajian yang sudah di fungsikan sejak awal berdirinya mesjid dan juga merupakan warisan dari Abu Syiek Abdul Aziz. Namun dari tahun 80-an pengajian yang berlangsung di mesjid tuha dan di bale ini merupakan pengajian mingguan .

Ngaji Asmaul Husna (Episode 21)


Oleh Bung Syarif**

Sahabat yang super, kali ini Carlie Papa Romeo (CPR) mengupas tentang  Al Basith”. Dipahami sebagai anti tesis terhadap  Al Qabidh.  Karnanya Al Basith ini mengantarkan kita untuk merenungi kembali tentang bagaimana Allah mengatur hal ikhwal makhluknya dalam hal melapangkan, menambah atau melipat gandakan rezeki juga umur hamba-hamba-Nya.

Secara sederhana dipahami sebagai zat maha kuasa melapangkan segala urusan hamba-hamba-Nya. Allah memudahkan rezeki kepada orang-orang yang dikehendakin-Nya. Dalam banyak tempat Al-Qur`an menukilkan; Sesungguhnya Allah melapangkan rezeki kepada siapa saja yang dikehendakinya, Dia mengetahui lagi maha melihat dan hamba-hamba-nya (Qs. Al Isra`;30). Allah melapangkan rezeki bagi siapa saja yang dikehendaki diantara hamba-hamba-Nya dan Dia pula yang menyempitkan baginya. Sesungguhnya Allah maha mengetahui segala sesuatu (Qs. Al Ankabut;62).

30 Apr 2026

Ngaji Asmaul Husna (Episode 20)


Oleh Bung Syarif**

Sahabat yang super, Carlie Papa Romeo (CPR) pada kesempatan ini membahas Al Qabidh. Dipahami secara umum Allah yang maha menyempitkan, yang kuasa menahan, menggenggam, menghalangi dan menyempitkan segala sesuatu makhluk-Nya. Tentunya disamping kuasa menahan, Allah juga membebaskan, disamping kuasa menahan juga Allah kuasa membebaskan, Allah kuasa menghalangi juga kuasa melancarkan, Allah kuasa menyempitkan juga kuasa melapangkan. Semua berjalan sesuai kehendak Allah.

Sabagai mana firman Alla yang artinya; Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan harta dijalan Allah), maka Allah akan memperlipat gandakan pembayaran kepada nya denga lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan rezeki dan kepada-Nya lah kamu dikembalikan (Qs. Al Baqarah;245).

CPR: “Berbagi Praktek Baik dalam Pentadbiran Dayah dengan Kadis Pendidikan Dayah Aceh Besar”


Oleh Bung Syarif**

Dengarkan kisah aduhai

Dendang Pentadbiran Dayah di Kuta Raja

Berbagai Instansi bertandang ke Disdik Dayah Kota Banda Aceh

Berbagi pengalaman dalam pentadbiran Dayah dalam perspektif regeling di Bumi Iskandar Muda

28 Apr 2026

Ngaji Asmaul Husna (Episode 19)


Oleh Bung Syarif*

Sahabat yang super, bahasan kita kali ini tentang Al `Alim. Secara umum dipahami zat yang maha mengetahui yang pengetahuan-Nya sempurna, serba meliputi baik yang lahir maupun yang batin, baik yang tampak maupun yang tersembunyi dari yang besar sampai yang sangat  kecil baik yang sudah terjadi maupun yang belum terjadi.

Allah berfirman yang artinya: “Ilmu Tuhanku meliputi segala sesuatu. Tidakkah kamu dapat mengambil pelajaran (dari padanya)?” (Qs Al An`am;80).

“Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa disembunyikan oleh hati” (Qs; Al Mukmin;19).  “Katakanlah jika kamu menyembunyikan apa yang ada dalam hatimu atau kamu melahirkannya, pasti Allah mengetahui”. Dan Allah mengetahui apa-apa yang ada dilangit dan apa-apa yang ada di bumi. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu (Qs. Ali Imran;29).

26 Apr 2026

Ngaji Asmaul Husna (Episode 18)

Oleh Bung Syarif*

Sahabat yang super, Carlie Papa Romeo (CPR) kembali melanjutkan pembahasan tentang Al Fattah.  Secara umum dipahami bahwa Allah adalah zat Yang Maha Pembuka segala rahmat, maha pemutus yang putus-Nya sempurna, Maha Pemenang yang memenangkan.

Dalam konteks bahwa Allah sebagai pemutus perkara, Allah berfirman yang artinya; “Katakanlah Rab kita akan mengumpulkan kita semua, kemudian Dia memberi keputusan antara kita dengan benar. Dan Dialah Maha Pemberi keputusan lagi Maha Mengetahui (Qs. Saba`;26).  Dan dengan Al Fattah Allah juga memutuskan segala sesuatu. Ya Rab kami berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil) dan Engkaulah pemberi keputusan yang  sebaik-baiknya (Qs. Al A`raf; 89).

25 Apr 2026

Ngaji Asmaul Husna (Episode 17)


Oleh Bung Syarif*

Sahabat yang super, kali ini Carlie Papa Romeo (CPR) mengupas tentang Ar Razzaaq.  Dipahami sebagai Allah adalah zat yang Maha Memberi Rezeki. Kita mesti yakin bahwa rezeki dianugerahi oleh sang pemilik jagad raya. Tugas hamnyanya berikhtiar dan bedoa pada-Nya agar senantiasa diberikan kelapangan rezki.

Allah berfirman; Dan tidak ada sesuatu binatang melatapun di bumi melainkan Allah lah yangmemberikan rezekinya. Dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semua tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudzh) (Qs. Had;6).

Ngaji Asmaul Husna (Episode 16)

 


Oleh Bung Syarif*

Setelah lama menghilang dari kesunyian, Carlie Papa Romeo (CPR) kembali melanjutkan pembahasan tentang “Al Wahhab”. Secara umum dipahami sebagai zat yang Maha Pemberi, Maha Mengarunia. Allah Maha memberi apapupun yang dipintakan pada-Nya tentu dengan syarat dan ketentuan berlaku. Baik secara kuantitas maupun kualitas, karna itulah kita dituntun untuk senantiasa bermunajat dengan sepenuh jiwa.

Pemberian Allah pada manusia dapat berupa segala sesuatu bersifat fisik kasat mata seperti harta yang melimpah, alam yang subur, Anak yang shaleh/shalehah, istri shalehan dan segalanya. Pemberian Allah juga bersifiat non fisik seperti kesehatan, kenyamanan, persaudaraan, kedamaian, keamanan, ketentraman, pikiran yang cerdas, hati yang tawadhuk dan sebagainya.

1 Apr 2026

Disdik Dayah Kota Banda Aceh Inisiasi Pembentukan Tim Pelaksana UKS/M/D


Dalam rangka menindaklanjuti Surat Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh tentang pembentukan Tim Pelaksana UKS/M/D dilingkungan Dayah, Dinas Pendidikan Dayah (Disdik Dayah) Kota Banda Aceh mengelar Rakor dengan Pimpinan/Guru Dayah se Kota Banda Aceh di Balai Seumike, dinas setempat, Rabu 1 April 2026

Dalam rakor yang di pimpin, Kepala Disdik Dayah Kota Banda Aceh Muhammad, S.Sos, MM melalui Plh Sekretaris Disdik Dayah Kota Banda Aceh, Muhammad Syarif, SHI, M.H dalam sambutannya berharap agar seluruh pimpinan dayah di Kota Banda Aceh merespon secara positif pembentukan tim Pelaksana UKS/M/D tersebut.

5 Feb 2026

Sultan Al Azka Kebanggaan Orang Tua


Oleh Bung Syarif**

Dengarkan kisah aduhai

Dendang sang jangoan dan yang selalu dirindukan

Ayah selalu mendoakanmu duhai ananda

Jadilah sosok insan yang selalu tegar

 

28 Jan 2026

CPR: Punggawa Dayah Kembali Menerima Mahasiswi FISIP UIN Ar-Raniry



Oleh Bung Syarif**

Dengarkan kisah aduhai

Dendang membersamai Mahasiswa UIN Ar-Raniry yang sedang melakukan Penelitian program Dayah Ramah Anak di Kota Banda Aceh-nya

Kamis, 29 Januari 2026 Ulfah Rahmah Prodi Ilmu Administrasi Negara melakukan wawancara Program Dayah Ramah Anak di Kota BandaAceh-nya

Setiap disposisi pimpinan Carlie Papa Romeo (CPR) langsung eksekusi tak perlu lama- lama

26 Jan 2026

Punggawa Dayah Kembali Distribusi Pohon ke Dayah Misbahussalihin Al Waliyah Gampong Pande


Banda Aceh-Seperti biasanya para punggawa Dinas Pendidikan Dayah (Disdik Dayah) Banda Aceh gencar-gencarnya melakukan Gerakan Penghijauan di lingkungan Dayah sesuai arahan pimpinan.
 Senin 26 Januari Rombongan Disdik Dayah Kota Banda Aceh yang dimotori Rahmad Kadafi Sekdis Dayah menyerahkan bantuan pohon ketiga lokasi yaitu Dayah Misbahussalihin Al Waliyah Gampong Pande, Dayah Bustanul Huda dan Dayah Mini Aceh

Kehadiran Punggawa Dayah di Dayah Misbahussalihin Al Waliyah diterima langsung Helmi Musakuta, SH Ketua Yayasan atas nama Abi Misbahul Munir, S.Pd.I. Dayah cabang Darussalam Al Waliyah, Labuhan Haji Aceh Selatan

CPR: Menata Asa di Dayah Bustanul Huda


Oleh Bung Syarif*

Dengarkan kisah aduhai

Dendang Gerakan Penghijauan di Lingkungan Dayah Kota

Punggawa Dayah Kota Banda Aceh terus menjalankan misi utama-nya

Memastikan lingkungan Dayah Hijau dan Asri-nya

23 Jan 2026

Dari Pojok Dayah Darul Ulum, Punggawa Dayah Ajak Guru Dayah Selamatkan Bumi


Oleh Bung Syarif*

Dayah Modern Darul Ulum (Ma’hadu Daarul Ulum al-Ashry) adalah pondok pesantren terpadu yang mengkolaborasikan pendidikan ilmu pengetahuan agama Islam dengan pendidikan ilmu pengetahuan umum. Didirikan pada tangal 1 Juni 1990 dan tepat pada tanggal 1 Juni 2025 genap usianya 35 tahun.

Darul Ulum merupakan Pesantren di bawah naungan Yayasan Pembangunan Umat Islam berdiri di atas tanah milik yayasan seluas ± 48.938 m² yang beralamat di Jalan Syiah Kuala nomor 5 Gampong Keuramat Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh Provinsi Aceh. Lokasi ini menempatkan Darul Ulum berada di tengah-tengah kota Banda Aceh dan hanya berjarak ± 2 km dari Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Disini jenjang Pendidikannya meliputi SMP, MTS dan Madrasah Aliyah

CPR: Hijaukan Dayah, Selamatkan Bumi


Oleh Bung Syarif**

Dengarkan kisah aduhai

Dendang Giat Penghijauan di lingkungan Dayah Kota Banda Aceh

Menjalankan tugas negara mesti totalitas dan riang gembira

Kolaborasi Disdik Dayah dan Distanbun Aceh dalam giat Hijaukan Dayah dan Selamatkan Bumi