Oleh Bung Syari**
Dengarkan kisah
aduhai
Dendang dialektika
perencanaan dan pembangunan Kota Banda Aceh-nya
Bunda Rina Analis
Perencana Bappeda Kota Banda Aceh-nya
Selalu tampil mempesona dalam setiap giat penyusunan Renja OPD Kota
Dengarkan kisah
aduhai
Dendang dialektika
perencanaan dan pembangunan Kota Banda Aceh-nya
Bunda Rina Analis
Perencana Bappeda Kota Banda Aceh-nya
Selalu tampil mempesona dalam setiap giat penyusunan Renja OPD Kota
Lebih lanjut Iskandar mengatakan Seminar tersebut menghadirkan Pemateri dari Malaysia Assoc. Prof Dr.Shahrul Nizam Ahmad Zamzali Pakar Emergency Medicine.
Dengarkan kisah aduhai
Dendang FGD Perubahan Iklim (Proklim) dan gender di Pusat
Kota
Rabu-Kamis/8-9 Juli 2026 Carlie Papa Romeo berdialektika
dengan Bunda Rosdiana, Pejabat DLHK3 Banda Aceh yang semakin rancak bana
Amel Convention Hall Meuraxa locus dialektika-nya
Dengarkan kisah aduhai
Dendang Keluarga Besar Punggawa Dayah Kota Banda Aceh
M. Taslim, ST,
Mantan Punggawa e-Kinerja PNS yang kini
bergabung dalam Kabilah Dayah Kota Banda Aceh-nya
1 Juli 2026, M,.Taslim resmi menjadi bagian dari Keluarga
Besar Dayah Kota Banda Aceh-nya
Walikota Banda Aceh dalam sambutannya mengatakan;”Kegiatan ini bertujuan menjaring berbagai masukan stakeholder dalammerumuskan dokumen Rencana Aksi Gender dan Perubahan Iklim sebagai upaya memastikan bahwa perempuan dan laki-laki memiliki kesempatan yang setara dalam menghadapi dampak perubahan iklim. Program ini bertujuan meningkatkan partisipasi seluruh kelompok masyarakat dalam kegiatan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.
Dalam pelaksanaannya, rencana aksi ini mencakup peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan, penguatan peran perempuan dalam pengambilan keputusan, serta pengembangan program ekonomi yang ramah lingkungan.
Rabu, 8 Juli 2026 Punggawa Dayah yang diwakili Plh Sekretaris Dinas, Muhammad Syarif, SHI, M.H dan Kasubbag Program,Keuangan dan Pelaporan, Marwan, ST, M.Si ikut melakukan Asistensi pembahasan Renja 2027 sesuai jadwal yang ditetukan (Pukul 8.30 wib-11.00 Wib)
Di tengah meningkatnya volume sampah di Kota Banda Aceh, masyarakat kini memiliki peluang untuk mengubah limbah rumah tangga menjadi sumber penghasilan. Melalui pemilahan sampah dan program bank sampah, warga tidak hanya membantu menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi. Rata-rata volumen sampah perhari di Banda Aceh berkisar 250-260 ton per hari. Sementara bulan ramadhan meningkat sebesar 300-310 ton per hari. Tentu ini bukan hanya sebatas angka-angka, akan tetapi jauh dari itu ada pesan moralitas, philosofis dan kultural masyarakat Kota Banda Aceh. Karena itu inisiasi Program “Lisaku”; Lihat Sampah Kutip Saja, atau “Olah Sampah jadi Cuan” menjadi urgen.
Air memiliki peran penting dalam membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh, mengatur suhu tubuh, mendukung proses pencernaan, serta membantu mengangkut nutrisi ke seluruh tubuh. Karena itu, kebutuhan cairan harian perlu dipenuhi sesuai aktivitas dan kondisi masing-masing individu. Serta harus dilihat kadar PH Airnya. Edukasi Pola Hidup Sehat di terima langsung Kadisdik Dayah, Muhammad, S.Sos, MM melalu Plh Sekretaris Pendidikan Dayah, Muhammad Syarif, SHI, MH
Dengarkan kisah aduhai
Dendang melacak kadar PH Air yang dikunsumsi
Manusia
Markaz Dayah di Edukasi Pola Hidup Sehat
Oleh Bapak Hari yang semakin rancak bana
Pergi ke sawah menanam padi,
Singgah sebentar memetik keladi
Kolaborasi mari dijalani
Bersatu langkah, sukses membangun negeri
Pergi ke surau menjelang fajar
Membawa mushaf penuh cahaya
Mari belajar ilmu Agama yang benar
Agar bahagia dunia akhirat selamanya.
Dalam sambutannya, Farid menyampaikan bahwa reses merupakan agenda resmi anggota legislatif untuk bertemu langsung dengan masyarakat guna menyerap aspirasi, mendengar berbagai persoalan di daerah pemilihan, serta memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan konstituennya. Aspirasi yang dihimpun akan diperjuangkan melalui pembahasan di parlemen sesuai kewenangan dan skala prioritas, dan reses sesuai konstitusi.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Dayah
(Disdik Dayah) Kota Banda Aceh Muhammad, S.Sos, MM melalui Plh. Sekretaris
Dinas Pendidikan Dayah Muhammad Syarif, S.HI, M.H Rabu (1/7/2026).
Ia menegaskan bahwa, legalitas kelembagaan penting bagi sebuah institusi pendidikan agar terciptanya standarisasi lembaga pendidikan keagamaan Islam sehingga bisa disinergikan dalam database SIPD dan Open Data.
Acara ini merupakan kegiatan pembuka dari rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APEKSI ke-XVIII di Kota Medan mengambil tema “Orang Muda Tangguh Untuk Indonesia”, YCC menjadi wadah bertukar ide dan gagasan bagi ratusan peserta perwakilan dari 70 kota se-Indonesia
Redha Rahmatillah, S.Sos.I., Sp.PSM atau yang akrab disapa Thogam, telah malang melintang di dunia kerja sosial, pendidikan, dan kepemudaan. Sosok pemuda asal Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya yang kini menetap di Desa Alue Deah Teungoh, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh ini, telanjur dikenal sebagai pekerja sosial yang konsisten menempatkan pengabdian sebagai jalan hidup.