Oleh Bung Syarif**
Sahabat
yang super, Carlie Papa Rome (CPR) kali ini mengupas tentang “Ar Rafi`”. Dipahami
Allah adalah zat yang maha tinggi yang
senantiasa meninggikam segala sesuatu makhluk-Nya. Allah kuasa
mengangkat makhluk-Nya ke maqam kemuliaan jika dikehendaki-Nya.
Sebagaimana nukilan dalam
Al-Qur`an Allah akan meninggikan orang yang beriman dan berilmu dengan
kemuliaan dan kedudukan yang tinggi. Orang yang senantiasa menjadikan al-Qur`an
sebagai rujukan dalam bertindak dan sebagainya.
Hai orang-orang yang beriman apabila dikatakan kepadamu; “berlapang-lapanglah dalam majelis, maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberikan kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan; Berdirilah kamu, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman dan diantara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derjat, dan Allah maha mengetahui apa yang kamu kerjakan (Qs. Mujadalah;11)
Suatu hari Rasulullah
ditanya tentang maksud firman Allah; ‘Setiap saat Allah dalam kesibukan’ (QS. Ar
Rahman; 29), beliau bersabda; termasuk kesibukan Allah dalam mengampuni dosa,
menghilangkan keresahan, meninggikan kelompok-kelompok manusia dan merendahkan
yang lain (HR. Ibu Majah).
Karna itu jalan terbaik
dalam merefleksikan Ar Rafi` dalam kehidupan kita adalah sebagai
berikut;
Pertama; meyakini sepenuh hati
bahwa Allah adalah zat yang maha mengatur, meninggikan darajat hamba-hamba-Nya
sesuai hukum kausalitas dan sunnatullah-Nya
Kedua; mensyukuri Ar
Rafi` dengan senantiasa memujinya dengan memperbanyak mengucapkan
alhamdulillahirabbil `alamin agar Allah senantiasa mengangkat derajat kita pada
maqam orag-orang shalih, orang-orang yang mulia baik dalam pandangan Allah maupun pandangan manusia
Ketiga; mensyukuri “Ar Rafi`
dengan mengukuhkan nilai kemuliaan dalam kehidupan sehari-hari diantaranya dengan
cara mengembangkan sikap menghargai sesama insan. Percaya diri. Ingat pesan bijak.
Menghargai orang lain itu penting, tapi menghargai diri sendiri jauh lebih
penting.
**Goresan pena Kabid SDM dan Manajemen Disdik
Dayah Kota Banda Aceh, Magister Hukum Tata Negara USK, Dosen Legal Drafting FSH
UIN Ar-Raniry, Direktur Aceh Research Institute (ARI), KAHMI Aceh, ICMI Kota
Banda Aceh, DPP ISAD Aceh, PW Syarikat Islam Aceh, Wakil Ketu DPD BKPRMI Banda
Aceh

Tidak ada komentar:
Posting Komentar