Oleh Bung Syarif**
Sahabat yang super, kali ini
Carlie Papa Romeo (CPR) mengupas tentang
“Al Basith”. Dipahami sebagai anti tesis terhadap Al Qabidh.
Karnanya Al Basith ini mengantarkan kita untuk merenungi kembali tentang
bagaimana Allah mengatur hal ikhwal makhluknya dalam hal melapangkan, menambah
atau melipat gandakan rezeki juga umur hamba-hamba-Nya.
Secara sederhana dipahami sebagai zat maha kuasa melapangkan segala urusan hamba-hamba-Nya. Allah memudahkan rezeki kepada orang-orang yang dikehendakin-Nya. Dalam banyak tempat Al-Qur`an menukilkan; Sesungguhnya Allah melapangkan rezeki kepada siapa saja yang dikehendakinya, Dia mengetahui lagi maha melihat dan hamba-hamba-nya (Qs. Al Isra`;30). Allah melapangkan rezeki bagi siapa saja yang dikehendaki diantara hamba-hamba-Nya dan Dia pula yang menyempitkan baginya. Sesungguhnya Allah maha mengetahui segala sesuatu (Qs. Al Ankabut;62).
Dan jika Allah melapangkan
rezeki kepada hamba-hamba-Nya tentulah mereka akan melampaui batas dimuka bumi,
tetapi Allah menurunkan apa yang dikehendaki-Nya dengan ukuran. Sesungguhnya
Dia maha mengetahui keadaan hamba-hamba-Nya lagi maha melihat (Qs. Al
Syura;27).
Siapa saja yang memberikan
pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan harta dijalan Allah),
maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang
banyak.Dan Allah menyempitkan dan melapangkan rezeki dan kepada-Nyalah kamu
dikembalikan (Qs. Al Baqarah;245).
Karna itulah jalan terbaik
dalam merefleksikan spirit Al Basith adalah sebagai berikut:
Pertama; menyakini sepenuh
hati bahwa Allah adalah zat yang maha melapangkan segala sesuatu. Allah melapangkan
urusan hama-hamba-Nya. Allah pula yang memberikan kesenangan kepada para hamba-Nya,
memanjangkan usia hamba-Nya, memberikan kemulian dan kedudukan para hama-Nya,
karna itu jagan merasa sombong dan angkuh jika telah diberikan kemuliaan (kedudukan)
jabatan.
Kedua; mensyukuri Al Basith
dengan memperbanyak lafadz alhamdulillahirabbil `alamin, seraya memohon kepada
Allah agar kita terhindar dari sifat sombong, angkuh dan takabur
Ketiga; mensyukuri Al Basith dengan menjadi insan yang
lebih luwes, suka melapangkan urusan orang lain, tidak mempersulit, selalu
memberikan kesenangan kepada orang lain yang membutuhkan pertolongan dan
bantuan. Ingat mudahkan urusan orang lain, Insya Allah urusan anda akan
dimudahkan oleh Allah.
**Goresan pena Kabid SDM dan
Manajemen Disdik Dayah Kota Banda Aceh, Magister Hukum Tata Negara USK, Dosen
Legal Drafting FSH UIN Ar-Raniry, Direktur Aceh Research Institute (ARI), KAHMI
Aceh, ICMI Kota Banda Aceh, DPP ISAD Aceh, PW Syarikat Islam Aceh

Tidak ada komentar:
Posting Komentar