Oleh Bung Syarif**
Sahabat yang super, Carlie Papa Romeo (CPR) tentang “Al Mubdi”. Dipahami bahwa Allah adalah zat yang maha memulai, Allah maha kreatif, Allah maha menciptakan segala hal yang belum pernah ada sebelumnya. Al Mubdi setidaknya memiliki tiga makna yaitu; Pertama; Allah menciptakan seluruh makhluk pertama kali tanpa ada bahan atau contoh yang mendahuluinya. Kedua; segala sesuatu bermula dari kehendak dan kekuasaan-Nya, Ketiga; Allah memulai penciptaan dan kemudiaan mengulanginya kembali pada hari kebangkitan.
Sebagaimana firman Allah yang artinya; “ Dialah yang memulai penciptaan, kemudian mengungulanginya kembali.....” (Qs. Ar-Rum;27)
“ Dan apakah mereka tidak memperhatikan bagaimana Allah memulai penciptaan (makhluk), kemudian Dia mengulanginya (kembali). Sungguh, yang demikian itu bagi Allah” (Qs. Al `Ankabut; 19)
Katakanlah; “Apakah di antara sekutu-sekutumu ada yang dapat memulai penciptaan makhluk, kemudian mengulanginnya (menghidupkannya) kembali? Katakanlah; Allahlah memulai penciptaan makhluk, kemudian mengulanginya (menghidupkannya) kembali; maka bagaimana kamu dipalingkan menyembang selain Allah?” (Qs.Yunus; 34)
Sesungguhnya dia-lah yang menciptakan (makhluk) dari permulaan dan menghidupkannya (kembali) (Qs. Al Buruj; 13).
Karna itulah spirit terbaik dalam merefleksikan al mubdi adalah sebagai berikut;
Pertama; bersyukur di hati dengan meyakini sepenuh hati bahwa Allah maha memulai, maha kreatif, maha mengadakan segalanya.
Kedua; mensyukuri al mubdi dengan lisan yakni terus memuji-Nya seraya memperbanyak mengucapkan lafadz alhamdulillahirabbil alamin, semoga Allah mengaruniakan kemampuan menginisiasi pemikiran dan perbuatan yang baik kepada kita.
Ketiga; mensyukuri al mahdi dengan perbuatannya, diantaranya dengan senantiasa berusaha menginisiasi hal-hal yang baik dan bermamfaat bagi kehidupan, memulai mengambil peran aktif dalam pengembangan IMTEQ dan IMTAQ dalam berbagai aktivitas kehidupan.
Keempat; mensyukuri al mubdi dengan menumbuhkan keyakinan bahwa Allah mampu menciptakan apa saja, menguatkan iman di hari kebangkitan, serta mendorong manusia untuk kreatif dan memulai kebaikan, karena Allah mencintai usaha yang baik dan bermamfaat.
**Goresan pena Kabid SDM dan Manajemen Disdik Dayah Kota Banda Aceh, Magister Hukum Tata Negara USK, Dosen Legal Drafting FSH UIN Ar-Raniry, Direktur Aceh Research Institute (ARI), KAHMI Aceh, ICMI Kota Banda Aceh, DPP ISAD Aceh, PW Syarikat Islam Aceh, Wakil Ketua DPD BKPRMI Banda Aceh, Aktivis LBH Darul Misbah, Ketua Komite Dayah Terpadu Inshafuddin, Fasilitator Program Dayah Ramah Anak Terintegrasi (Pro DAI) YaHijau-Unicef, Fasilitator Aksi Bergizi Flower Aceh-Unicef

Tidak ada komentar:
Posting Komentar