Banda Aceh- Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Bappeda Kota Banda Aceh melakukan asistensi penyusunan Rencana Kerja (Renja) OPD Tahun 2027. Penyusuna Renja ini telah memasuki tahap akhir guna dilakukan finalisasi. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses perencanaan pembangunan daerah yang bertujuan menyelaraskan program, kegiatan, dan subkegiatan dengan arah kebijakan pembangunan serta prioritas daerah, ungkap Open Misbah, ST, M.Si dalam pengantar awal diskusi bersama Punggawa Dayah Kota Banda Aceh.
Rabu, 8 Juli 2026 Punggawa Dayah yang diwakili Plh Sekretaris Dinas, Muhammad Syarif, SHI, M.H dan Kasubbag Program,Keuangan dan Pelaporan, Marwan, ST, M.Si ikut melakukan Asistensi pembahasan Renja 2027 sesuai jadwal yang ditetukan (Pukul 8.30 wib-11.00 Wib)
Pada tahap akhir ini, setiap
OPD melakukan penyempurnaan dokumen berdasarkan hasil pembahasan, evaluasi, dan
masukan dari berbagai pemangku kepentingan. Penyelarasan dilakukan agar target
kinerja, indikator, serta kebutuhan pendanaan dapat tersusun secara efektif,
efisien, dan akuntabel.
Penyusunan Renja OPD Tahun 2027 diharapkan mampu menghasilkan dokumen perencanaan yang berkualitas sebagai pedoman pelaksanaan program dan kegiatan selama satu tahun anggaran. Selain itu, Renja menjadi dasar dalam penyusunan dokumen penganggaran sehingga pelaksanaan pembangunan dapat berjalan sesuai sasaran yang telah ditetapkan.
Pemerintah Kota Banda Aceh
berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan melalui
proses yang partisipatif, transparan, dan berorientasi pada hasil, sehingga
program yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta
mendukung tercapainya target pembangunan daerah Tahun 2027. Formulasi Renja OPD
2027 memiliki kekhususan dimana ada satu bab bicara tentang usulan pokok-pokok
pikiran dewan yang mendukung prioritas program dinas, sasaran strategis dan
Indikator Kinerja Utama. Ini adalah format baru yang berlaku secara nasional,
ungkap Open yang diamini Rina (Red)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar