10 Jul 2026

Muhammad Syarif Ajak Pemuda Aceh Berkarya Sesuai Profesi


Banda Aceh-Forum Milenial Literasi Aceh (FMLA) lahir sebagai wadah kolaborasi generasi muda Aceh untuk meningkatkan budaya membaca, menulis, berdiskusi, dan menyebarkan pengetahuan di tengah perkembangan era digital.

Organisasi  yang digagas sejak 2 Februari 2022 oleh Muhammad Syarif, SHI,M.H Aktivis`98 dan Dosen Legal Drafting FSH UIN Ar-Raniry, dibentuk atas semangat para pemuda yang ingin menghadirkan ruang belajar yang inklusif serta mendorong tumbuhnya masyarakat yang kritis dan berwawasan (intelektual jimnastik).

Sejak awal berdiri, Forum Milenial Literasi Aceh aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan, seperti diskusi publik, pelatihan kepenulisan, bedah buku, seminar literasi digital, serta kampanye membaca di lingkungan sekolah,dayah, madrasah dan masyarakat.

Berbagai program tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan literasi sekaligus membangun karakter generasi muda yang kreatif, inovatif, dan bertanggung jawab.

Dalam perkembangannya, Forum Milenial Literasi Aceh terus memperluas jejaring kerja sama dengan komunitas, lembaga pendidikan, dan berbagai organisasi kepemudaan. Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat gerakan literasi dan menjangkau lebih banyak masyarakat.


Memasuki era transformasi digital, Forum Milenial Literasi Aceh juga memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi, publikasi karya, dan penyebaran informasi positif. Dengan semangat kebersamaan, organisasi ini berkomitmen menjadikan literasi sebagai fondasi dalam membangun sumber daya manusia yang unggul serta berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Muhammad Syarif, SHI,MH, Direktur Forum Milenial Literasi Aceh, mengatakan FMLA memiliki motto: “Membangun Negeri Lewat Narasi dan Karya” dalam perkembangannya merekrut personil profesional dalam bidangnya guna memperkuat literasi bagi anak-anak Aceh serta mengembangkan kelembangan strukturalnya menjadi 10 bidang antara lain:

1.      Bidang Penelitian

2.      Bidang Jurnalistik dan Publikasi

3.      Bidang Advokasi Hukum dan Kebijakan Publik

4.      Bidang Pemerintahan

5.      Bidang Sosial dan Budaya

6.      Bidang Kesehatan

7.      Bidang Pendidikan

8.      Bidang Ekonomi Kreatif

9.      Bidang Politik

10.  Bidang Teknologi dan Informatika

Karna itulah, Carlie Papa Romeo mengajak seluruh komponen anak negeri, putra-putri terbaik Aceh baik yang ada di dalam maupun luar negeri untuk membangun Aceh dengan berkarya, ungkap Syarif.

Jika Tuan dan Puan memiliki kemampuan memahat tinta silahkan gunakan FMLA sebagai wadah dalam berdialektika keilmuan sekaligus ruang dakwah dalam penyebaran Ilmu dan informasi yang mencerahkan buat generasi Muda Aceh khususnya dan generasi nusantara umumnya (Red)

Tidak ada komentar: