8 Jun 2026

Ngaji Asmaul Husna (Episode 57)


Oleh Bung Syarif*

Sahabat yang super, kali ini Carlie Papa Romeo (CPR) membahas tentang “Al Muhshi”. Dipahami sebagai Allah adalah zat yang maha menghitung, yang maha mendata, atau maha mengetahui segala sesuatu secara terperinci.

Dalam konteks kemampuan menghitung ternyata kemudian menjadi dasar pengembangan sain dan teknologi, perekonomian, sosial budaya, statistik dan berbagai ilmu disiplin ilmu lainnya. Al muhshi merupakan salah satu asmaul husna Allah yang maknanya dekat dengan al hasib, dimana secara umum dipahami bahwa Allah adalah zat maha menghitung dengan cermat, Allah maha cepat perhitungan-Nya atas apapun termasuk atas amalam hamba-hamba-Nya.

Allah berfirman dalam al-qur`an yang maknanya:

“Dan segala sesuatu telah dihitung-Nya satu persatu” (Qs.Maryam; 94)

“Supaya Dia mengetahui, bahwa sesungguhnya Rasul-rasul itu telah menyampaikan risalah-risalah Tuhannya, sedang (sebenarnya) ilmu-Nya meliputi apa yang ada pada mereka, dan Dia menghitung segala sesuatu satu persatu” (Qs. Al Jin; 28)

“Allah lah yang telah meciptakan langit dan bumi dan menurunkan air hujan dari langit, kemudian Dia mengeluarkan dengan air hujan itu berbagai buah-buahan menjadi rezeki untukmu; dan Dia telah menundukkan bahtera bagimu supaya bahtera itu berlayar dilautan dengan kehendak-Nya dan Dia telah menundukkan juga sungai-sungai dan Dia telah menundukkan pula bagimu matahari dan bulan yang terus menerus beredar (dalam orbitnya); dan telah menundukkan bagimu malam dan siang. Dan Dia telah memberikan kepadamu keperluanmu dan segala apa yang kamu mohon kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghitungkannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah)” (Qs. Ibrahim; 32-34)

Disamping itu pula kita juga meyakini Allah memperhatikan dan memperhitungkan segala sesuatu tentang perbuatan kita sekecil apapun juga. Allah berfirnan yang artinya; Dan diletakkan;ah kitab, lalu kamu akan melihat orang-orang bersalah ketakutan terhadap apa yang tertulis di dalamnya, dan mereka berkata; Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak pula yang besar, melainkan ia mencatat semuanya; dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis). Dan Tuhanmu tidak menganiaya seorang juapun 9Qs. Al Kahfi; 49)

Makna al muhshi mencakup bahwa Allah;

·       Menghitung seluruh makhluk-Nya tanpa ada yang terlewat

·       Mengetahui jumlah dan keadaan segala sesuatu, baik yang besar maupun yang kecil

·       Mencatat seluruh amal perbuatan manusia untuk diberikan balasan yang adil

·       Mengetahui rezeki, umur, langkah, ucapan dan niat hamba-Nya

Karena itulah, cara terbaik dalam merefleksikan spirit al muhshi adalah sebagai berikut;

Pertama; menyakini sepenuh hati bahwa Allah maha cepat hisab-Nya, Allah mengkalkulasikan dengan segera membalas amal shalih hamba-hamba-Nya dengan ragam keberkahan dan kebahagiaan.

Kedua; mensyukuri al muhshi dengan terus memuji-Nya seraya memberbanyak lafadz alhamdulillahirabbil alamin, Allah senantiasa memperhatikan dan memperhitungkan seluruh kepentingan dan kemaslahatan hamba-hamba-Nya.

Ketiga; mensyukuri al muhshi dengan berbuatannya nyata seperti melakukan muhasabah, introspeksi atas amal dan perilaku, bersikap teliti, tertib dan bertanggungjawab dalam setiap urusan, menyadari bahwa setiap perbuatan akan diminta pertanggungjawaban di hadapan Allah.

Keempat; dengan memahami al muhshi seorang mukmin terdorong untuk lebih berhati-hati dalam bertindak dan memperbanyak amal shaleh karena Allah mengetahui dan menghitung segala sesuatu dengan sempurna.

 

**Goresan pena Kabid SDM dan Manajemen Disdik Dayah Kota Banda Aceh, Magister Hukum Tata Negara USK, Dosen Legal Drafting FSH UIN Ar-Raniry, Direktur Aceh Research Institute (ARI), KAHMI Aceh, ICMI Kota Banda Aceh, DPP ISAD Aceh, PW Syarikat Islam Aceh, Wakil Ketua DPD BKPRMI Banda Aceh, Aktivis LBH Darul Misbah, Ketua Komite Dayah Terpadu Inshafuddin, Fasilitator Program Dayah Ramah Anak Terintegrasi (Pro DAI) YaHijau-Unicef, Fasilitator Aksi Bergizi Flower Aceh-Unicef

 

Tidak ada komentar: