Oleh Bung Syarif**
Sahabat yang super, kali ini
Carlie Papa Romeo (CPR) mengupas tuntas tentang “Al Bashir”. Dipahami
sebagai Allah zat sebagai yang maha melihat. Allah adalah zat yang menyaksikan
apapun yang terjadi, sedang dan yang akan terjadi. Semua dibawah pantauan (CCTV)
Allah.
Allah berfirman yang artinya; sesungguhnya kamu akan mendapati mereka, manusia yang paling loba kepada kehidupan di dunia, bahkan lebih lagi dari orang-orang yang musyrik. Masing-masing mereka ingin diberi umur seribu tahun, padahal umur panjang itu sekali-kali tidak akan menjauhkannya kepada siksaa Allah. Allalh mengetahui apa yang mereka kerjakan (Qs. Al Baqarah;96).
Dan orang-orang yang beriman
dan beramal shaleh, kelak akan kami masukkan mereka kedalam surga yang
didalamnya mengalir sungai-sungai, kekal mereka didalamnya, mereka mempunyai
isteri-isteri yang suci, dan kami masukkan mereka ketempat yang teduh lagi
nyaman. Sesungguhnya Allah menyuruh menyampaikan amanat kepada yang berhak
menerimanya, dan meyuruh kamu apabila menetapkan hukum diantara manusia supaya
kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya kamu memberikan pengajaran yang
sebaik-baiknya kepada mu. Sesungguhnya Allah adalah maha mendengar lagi maha
melihat (Qs. An Nisak; 57-58)
Oleh karena itu jalan terbaik dalam
merefleksikan spirit al Bashir adalah sebagai berikut:
Pertama; menyakini sepenuh
hati bahwa Allah melihat dan mengetahui apapun yang kita inginkan. Apapun yang
kita niatkan, ucapakan, dan perbuat sejatinya dalamm kebaikan dan dalam ridha
Allah.
Kedua; mensyukuri al bashir
dengan terus menerus mengucapkan alhamdulillahirabbil `alamin. Dengan
terus memuji-Nya, kita merasa selalu dalam pengawasan Allah. Disaat kesendirian
maka Allah yang kedua, disaat berdua, maka Allah yang ketiga dan sebagainya.
Allah senantiasa memantau gerak-gerik kita. Dalam kondisi apapun kita senantiasa
dalam pengawasan Allah.
Ketiga; mensyukiri al bashir
dengan tidankan nyata yaitu berusaha melihat hasil ciptaan Allah dengan mata
bathin agar senatiasa bersyukur dan meng-Esakan-Nya. Disamping itu terus
berbuat kebaikan sesama manusia. Karna setiap kebaikan yang kita tunaikan akan
mengalir pada kita juga nantinya.
**Goresan pena Kabid SDM dan
Manajemen Disdik Dayah Kota Banda Aceh, Magister Hukum Tata Negara USK, Dosen
Legal Drafting FSH UIN Ar-Raniry, Direktur Aceh Research Institute (ARI), KAHMI
Aceh, ICMI Kota Banda Aceh, DPP ISAD Aceh, PW Syarikat Islam Aceh, Wakil Ketu
DPD BKPRMI Banda Aceh

Tidak ada komentar:
Posting Komentar