Oleh Bung Syarif**
Dengarkan kisah aduhai
Dendang Arah Kebijakan Baru
BKN Pusat dalam pentadbiran Manajemen ASN-nya
Arsip Digital Aparatur
Sipil Negara sejak 2026 berlaku secara nasional-nya
Seluruh ASN dan P3K wajib merekam data My ASN dengan seksama
Dengarkan kisah aduhai
Dendang Arah Kebijakan Baru BKN Pusat dalam pentadbiran Manajemen ASN-nya
Seluruh ASN dan P3K miliki akun My ASN-nya
Wajib rapikan dokumen
secara pribadi dengan terang benderang-nya
Dengarkan kisah aduhai
Dendang Arah Kebijakan Baru BKN Pusat dalam pentadbiran Manajemen ASN-nya
Documen
Management System (DMS) BKN
adalah manajemen arsip digital terpusat untuk menyimpan, mengelola dan melacak
dokumen kepegawaian ASN secara elektronik melalui Aplikasi My ASN-nya
Skor Indek
Profesionalisme (IP ASN) menjadi acuan dalam promosi dan mutasi jabatan
dilingkungan Pemerintahan Daerah-nya
Dengarkan kisah aduhai
Dendang Arah Kebijakan Baru BKN Pusat dalam pentadbiran Manajemen ASN-nya
Nilai Indeks Profesionalitas ASN (IP ASN) adalah ukuran
kuantitatif kualitas profesionalisme PNS/PPPK berdasarkan 4 dimensi: Kompetensi
(40%), Kinerja (30%), Kualifikasi (25%), dan Disiplin (5%)
Komponen Penilaian IP ASN
1.
Kompetensi
(40%): Riwayat diklat/pelatihan (>20) JP), seminar, dan workshop.
2.
Kinerja
(30%): Nilai Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dan Perilaku Kerja (PKP).
3.
Kualifikasi
(25%): Kesesuaian tingkat pendidikan terakhir dengan jabatan.
4.
Disiplin
(5%): Kepatuhan terhadap peraturan disiplin ASN.
Kategori Nilai IP ASN
·
Sangat
Tinggi: 91 - 100
·
Tinggi:
81 - 90
·
Sedang:
71 - 80
·
Rendah:
61 - 70
·
Sangat
Rendah: < 60
Cara Meningkatkan Nilai IP ASN
·
Update Data: Pastikan
data kualifikasi, kompetensi, dan SKP terbaru di aplikasi MyASN.
·
Ikuti Pelatihan: Tingkatkan kompetensi melalui diklat atau seminar teknis, terutama yang
tercatat di sistem BKN.
·
Tingkatkan Kinerja dan Disiplin: Pastikan SKP diisi dengan baik dan tidak pernah
melanggar disiplin.
Dendang Arah Kebijakan Baru BKN Pusat dalam pentadbiran Manajemen ASN-nya
Update data Organisasi menjadi penguat kompetensi sosio kultural ASN-nya
Jangan biarkan rumah organisasi kosong tanpa isian-nya
Karna itu menjadi penguat kompetensi aspek sosio kultural ASN-nya
**Goresan Pena Kabid SDM dan Manajemen Disdik Dayah Kota Banda Aceh,
Alumni Lemhannas Pemuda Angkatan I, Dosen Legal Drafting FSH UIN Ar-Raniry,
ICMI Kota Banda Aceh, DPP ISAD Aceh, PW Syarikat Islam Aceh

Tidak ada komentar:
Posting Komentar