2 Nov 2017

Ini bukan baju biasa


Baju yang dipegang oleh tuan guru Zulkifli, SH Punggawa Badan Kesbangpolinmas Banda Aceh, memiliki nilai historis dan gezah tersendiri. Baju ini memiliki makna yang dalam bagi pemuda Indonesia. Siapa saja yang pernah memakainya akan berkah. Bahkan diera Orde lama baju ini memiliki nuansa magic yang tinggi. Kembali kejudul, ini bukan baju biasa!,
Awalmula baju ini kupakai pada masa kepemimpinan Bung Syahrul Badruddin, M.Si, beliau kala itu nahkoda kami. 


Berkat baju ini saya bisa keliling Aceh bahkan mengikuti berbagai event nasional kala itu.Salah satu event yang penting dan bernilai strategis adalah Diklat Tannasda/Lemhanas Pemuda di Jakarta Tahun 2007. Itulah event terakhir berskala nasional yang pernah saya ikuti berkat baju KNPI. Kini baju yang telah lama saya gantungkan akibat berganti kepemimpinan dilevel Pemuda Aceh, akhirnya dipenghujung Tahun 2017 kembali kupakai. Akankah baju itu mampu melanjutkan tradisi masa lalu, Ya tradisi “Jak Ban Sigoem Aceh” dan melangkah bersama Punggawa DPD KNPI Aceh diberbagai event penting? Hanya waktu yang menjawabnya. Setidaknya baju kebesaran ini yang pernah dipakai Adhyaksa Dault mengantarkan beliau menjadi Menteri Pemuda Olahraga Republik Indonesia.
kini baju kebersaran itu kembali dipakai setelah sekian lama saya gantung dilemari. Walau dengan motif yang berbeda.
Saatnya Pemuda Aceh bangkit bersama Bung Wahyu Saputra.
Jayalah Pemuda, Jayalah Indonesia
Pemuda Aceh bersatu
Menuju Aceh Hebat

Tidak ada komentar: